Mega Skandal Menjerat Benjamin NetanyahuMalaysia Tangkap 11 Orang Diduga Terkait ISISKrisis Maladewa, 11 Kapal Perang China Masuki Samudera HindiaGawat, Indonesia Diserbu Berton-ton NarkobaOperasi Pemindahan Jenazah Korban Pesawat Jatuh Masih BerlanjutJet Rusia Bombardir Bandara Idlib yang Dikunjungi Tentara TurkiFSA Dukungan Turki Kuasai Wilayah dari YPGKomandan Tinggi Hay'at Tahrir al-Sham TewasDiduga Salinan Drone RQ-170 Milik Iran Ditangkap oleh IsraelIntelijen Irak: al-Baghdadi Terluka parah dan Lumpuh
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Monday 13 November 2017 - 13:53
Share/Save/Bookmark
KTT ASEAN di Filipina:
KTT ASEAN+3 Hasilkan Dua Dokumen Penting
10 pemimpin ASEAN bergandeng tangan pada pembukaan KTT ke-30 ASEAN, di Philippine International Convention Center, Manila, Filipina.jpg
 
10 pemimpin ASEAN bergandeng tangan pada pembukaan KTT ke-30 ASEAN, di Philippine International Convention Center, Manila, Filipina.jpg
 
IslamTimes - KTT ASEAN Plus Three (ASEAN+3), di Manila, Senin (13/11), terdiri dari 10 negara anggota ASEAN bersama Jepang, China, dan Korea Selatan, akan menghasilkan dua dokumen penting.
 
Para pemimpin negara anggota ASEAN, Jepang, China, dan Korea Selatan akan bertemu dalam KTT Peringatan 20 Tahun ASEAN Plus Three, di Manila pada 14 November 2017.

Dalam pertemuan itu, para pemimpin ASEAN Plus Three akan mengeluarkan dua dokumen penting, yaitu Deklarasi Manila tentang Peringatan 20 Tahun Kerja Sama ASEAN Plus Three dan Pernyataan Bersama Pemimpin ASEAN Plus Three tentang Kerja Sama Ketahanan Pangan.

Kedua dokumen itu mewakili visi dan prioritas kerja sama ASEAN Plus Three dan keinginan bersama negara-negara APT untuk kepentingan rakyat.

Para pemimpin ASEAN Plus Three berkeinginan untuk mencapai pembangunan sebuah komunitas yang lebih luas, yakni Komunitas Ekonomi Asia Timur, dengan memperkuat dasar kerja sama regional.

Dalam pertemuan puncak itu, para pemimpin ASEAN, Jepang, China, dan Korea Selatan akan meninjau kerja sama ASEAN Plus Three dan membahas arah masa depan kerja sama itu sehubungan Rencana Kerja APT 2018-2022 yang belum lama ini diadopsi negara anggota APT.

Selain itu, para pemimpin APT juga akan bertukar pandangan mengenai beberapa isu regional dan internasional yang berkaitan dengan hubungan perdagangan dan investasi, lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, serta masalah-masalah terkait kesejahteraan masyarakat. [IT/r/Antara]
 
Kode: 683043