Ayatullah Hashemi Shahroudi: Kecintaan pada Ahli Bait Milik Semua MusliminAli Akbar Velayati Membuka KTT Pecinta Ahli Bait dan TakfiriTentara Suriah Terus Raih Kemenangan di Deir EzzorTentara Irak Ambil Alih Pos Perbatasan Suriah dari PeshmergaTentara Irak Temukan Kuburan Massal di HawijaPasukan Irak dan Peshmerga Kurdi Sepakati Gencatan SenjataAl-Houthi Tembak Jatuh Jet Tempur Typhoon Milik Saudi ArabiaIni Dokumen CIA Terkait John F Kennedy yang Sebut Plot Pembunuhan SukarnoDokumen CIA Terkait Pembunuhan John F Kennedy dan Presiden SukarnoParlemen Catalonia Deklarasikan Kemerdekaan dari Spanyol
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Saturday 18 November 2017 - 22:14
Share/Save/Bookmark
ISIS dan Gejolak Iraq:
Menteri Dalam Negeri: Kemenangan Rawah Ditandai dengan Jatuhnya Daesh di Irak
Qasim al-Araji - Iraqi Interior Minister.jpg
 
Qasim al-Araji - Iraqi Interior Minister.jpg
 
IslamTimes - Menteri Dalam Negeri Irak Qasim al-Araji mengatakan bahwa penguasaan kembali daerah terakhir para teroris Takfiri Daesh di provinsi al-Anbar, Iraq barat, oleh tentara dan pejuang pro-pemerintah dari Unit Mobilisasi Populer menandai berakhirnya ancaman militer dari ekstremis di negara itu.
 
"Kami mengucapkan selamat kepada otoritas agama dan negara Irak sehubungan dengan pembebasan kota Rawah," katanya dalam sebuah pernyataan singkat yang diterima oleh jaringan televisi berbahasa Arab al-Sumaria yang dilaporkan pada hari Jumat (17/11).

Sebelumnya, komandan operasi pembebasan al-Jazira dan operasi Euphrat Atas, Letnan Jenderal Abdul Amir Rashid Yarallah, mengatakan tentara dan pejuang pro-pemerintah dari Unit Mobilisasi Populer - juga dikenal dengan nama Arab Hashd al-Sha'abi - telah merebut kembali Rawah sepenuhnya, yang terletak sekitar 300 kilometer barat laut ibukota Baghdad, dan mengangkat bendera nasional Irak di atas sejumlah bangunan di sana.

Sementara itu, Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi telah memuji pasukan Irak atas pembebasan Rawah dalam waktu singkat, menekankan bahwa mereka sekarang membersihkan wilayah al-Jazira serta Anbar dari sisa-sisa sisa kelompok teroris Daesh selain mengamankan wilayah perbatasan dengan Suriah .

"Pembebasan Rawah dalam hitungan beberapa jam menunjukkan kekuatan dan kemampuan angkatan bersenjata kita serta keberhasilan rencana militer yang sudah direncanakan," katanya.[IT/r]
 
Kode: 684225