Ayatullah Hashemi Shahroudi: Kecintaan pada Ahli Bait Milik Semua MusliminAli Akbar Velayati Membuka KTT Pecinta Ahli Bait dan TakfiriTentara Suriah Terus Raih Kemenangan di Deir EzzorTentara Irak Ambil Alih Pos Perbatasan Suriah dari PeshmergaTentara Irak Temukan Kuburan Massal di HawijaPasukan Irak dan Peshmerga Kurdi Sepakati Gencatan SenjataAl-Houthi Tembak Jatuh Jet Tempur Typhoon Milik Saudi ArabiaIni Dokumen CIA Terkait John F Kennedy yang Sebut Plot Pembunuhan SukarnoDokumen CIA Terkait Pembunuhan John F Kennedy dan Presiden SukarnoParlemen Catalonia Deklarasikan Kemerdekaan dari Spanyol
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Sunday 26 November 2017 - 15:11
Share/Save/Bookmark
AS - Pakistan:
AS Ancam Pakistan atas 'Dampak' Pembebasan Hafiz Saeed
Hafiz Saeed waves to his supporters.jpg
 
Hafiz Saeed waves to his supporters.jpg
 
IslamTimes - Amerika Serikat telah mengangkat isu pembebasan Hafiz Saeed dari Pakistan, yang dicari oleh Washington karena diduga mendalangi serangan teroris di India pada tahun 2008.
 
Washington mengatakan pada hari Sabtu (25/11) bahwa pihaknya "mengecam keras" langkah tersebut.

Saeed, yang berada di bawah tahanan rumah dengan hadiah $ 10 juta untuk kepalanya, dibebaskan pada hari Jumat (24/11) setelah kurang dari satu tahun ditahan.

Sekretaris pers Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders mempertanyakan motif Islamabad sehubungan dengan memerangi terorisme.

"Pembebasan Saeed, setelah kegagalan Pakistan untuk mengadili atau menuntutnya, mengirim pesan yang sangat meresahkan tentang komitmen Pakistan dalam memerangi terorisme internasional dan memungkiri klaim Pakistan bahwa hal itu tidak akan memberi perlindungan bagi teroris di tanahnya," katanya. "Jika Pakistan tidak mengambil tindakan untuk secara sah menahan Saeed dan menuntutnya karena kejahatannya, tindakan itu akan berdampak pada hubungan bilateral dan untuk reputasi global Pakistan."

Dituduh sebagai seorang teroris oleh Departemen Kehakiman AS, Saeed telah dituduh berada di balik pembantaian di Mumbai, yang menyebabkan 166 orang tewas.[IT/r]
 
Kode: 685848