Ayatullah Hashemi Shahroudi: Kecintaan pada Ahli Bait Milik Semua MusliminAli Akbar Velayati Membuka KTT Pecinta Ahli Bait dan TakfiriTentara Suriah Terus Raih Kemenangan di Deir EzzorTentara Irak Ambil Alih Pos Perbatasan Suriah dari PeshmergaTentara Irak Temukan Kuburan Massal di HawijaPasukan Irak dan Peshmerga Kurdi Sepakati Gencatan SenjataAl-Houthi Tembak Jatuh Jet Tempur Typhoon Milik Saudi ArabiaIni Dokumen CIA Terkait John F Kennedy yang Sebut Plot Pembunuhan SukarnoDokumen CIA Terkait Pembunuhan John F Kennedy dan Presiden SukarnoParlemen Catalonia Deklarasikan Kemerdekaan dari Spanyol
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Monday 25 December 2017 - 10:27
Share/Save/Bookmark
ISIS, Rusia dan Afghanistan:
Rusia: 10.000+ Teroris ISIL Hadir di Afghanistan
ISIL insurgents.jpg
 
ISIL insurgents.jpg
 
IslamTimes - Seorang pejabat tinggi Rusia telah memperingatkan bahwa sekitar 10.000 anggota kelompok teroris Takfiri ISIL saat ini hadir di Afghanistan, dan jumlah mereka meningkat karena relokasi teror ke negara Asia Tengah setelah kekalahan teritorial di Suriah dan Irak.
 
Zamir Kabulov, utusan khusus presiden untuk Afghanistan, membuat peringatan tersebut dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Sputnik pada hari Sabtu (23/12), juga mengatakan bahwa Moskow sangat khawatir tentang pijakan ISIL yang berkembang di provinsi Afghanistan utara yang berbatasan dengan Tajikistan dan Turkmenistan.

"Rusia termasuk orang pertama yang ‘membunyikan alarm’ sehubungan dengan kemunculan ISIL di Afghanistan," katanya.

"ISIL telah meningkatkan kekuatannya secara signifikan di negara ini baru-baru ini. Menurut perkiraan kami, jumlah teroris melebihi 10.000 dan terus bertambah, terutama karena teroris baru tiba dari Suriah dan Irak," kata Kabulov.

Pejabat Rusia tersebut menekankan bahwa situasi di provinsi Jowzjan dan Sar-e Pol di Afghanistan utara harus mendapat perhatian khusus dan bahwa warga Aljazair dan Prancis telah terlihat di antara para teroris di sana.

"ISIL memiliki tujuan yang jelas untuk menyebarkan pengaruh ke luar Afghanistan, yang mereka anggap sebagai benteng mereka. Ini merupakan ancaman keamanan serius, terutama untuk negara-negara Asia Tengah dan wilayah selatan Rusia, "kata Kabulov.[IT/r]
 
Kode: 692281