Ayatullah Hashemi Shahroudi: Kecintaan pada Ahli Bait Milik Semua MusliminAli Akbar Velayati Membuka KTT Pecinta Ahli Bait dan TakfiriTentara Suriah Terus Raih Kemenangan di Deir EzzorTentara Irak Ambil Alih Pos Perbatasan Suriah dari PeshmergaTentara Irak Temukan Kuburan Massal di HawijaPasukan Irak dan Peshmerga Kurdi Sepakati Gencatan SenjataAl-Houthi Tembak Jatuh Jet Tempur Typhoon Milik Saudi ArabiaIni Dokumen CIA Terkait John F Kennedy yang Sebut Plot Pembunuhan SukarnoDokumen CIA Terkait Pembunuhan John F Kennedy dan Presiden SukarnoParlemen Catalonia Deklarasikan Kemerdekaan dari Spanyol
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Wednesday 10 January 2018 - 19:32
Share/Save/Bookmark
AS dan Konflik Semenanjung Korea:
Sekjen PBB Memuji Perundingan Korea Karena Dapat Mencegah 'Perang yang Disebabkan oleh Trump'
Konflik Korea.jpg
 
Konflik Korea.jpg
 
IslamTimes - Sekjen PBB Antonio Guterres memuji kemajuan yang dicapai dalam pembicaraan antara Korea Utara dan Korea Selatan karena mengurangi ketegangan di semenanjung, sebuah sikap yang telah "mengetepikan" Presiden AS Donald Trump, menurut seorang komentator politik yang berbasis di New York.
 
Guterres menyambut baik "kesepakatan yang dapat mengurangi ketegangan militer, mengadakan pembicaraan militer-ke-militer, dan membuka kembali hotline militer antar-Korea," kata juru bicaranya, Stéphane Dujarric, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Selasa (9/1).

Sekjen PBB lebih lanjut memuji keputusan Pyongyang untuk mengirim delegasi ke Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang mendatang yang akan diadakan di Korea Selatan bulan depan.

"Pembentukan dan penguatan ulang saluran semacam itu sangat penting untuk menurunkan risiko kesalahan perhitungan atau kesalahpahaman dan untuk mengurangi ketegangan di wilayah ini," tambah pernyataan tersebut.

Pengumuman tersebut dibuat setelah delegasi dari Utara dan Selatan mengadakan perundingan resmi pertama mereka dalam dua tahun di Panmunjom di Zona Demiliterisasi yang membagi kedua Korea.

Menurut James Petras, seorang profesor sosiologi emeritus Bartle dari Binghamton University, kedua negara berusaha untuk menghindari "perang yang disebabkan oleh Trump."

"Saya pikir kedua Korea telah mengakui bahwa perang yang disebabkan oleh Trump akan benar-benar merusak," kata Petras kepada Press TV dalam sebuah wawancara telepon pada hari Selasa (9/1). "Trump sekarang dikesampingkan oleh kesepakatan Korea Selatan untuk diikutsertakan dalam pertandingan Olimpiade."[IT/r]
 
Kode: 696178