Pilpres Mesir, Sisi Menang dengan Meraup 92 Persen SuaraKemitraan Trans-Pasifik (TPP) Versus Islam adalah SolusiKonvoi Tentara Turki Dikerahkan ke Jisr al-ShughourHakim AS: Arab Saudi Bisa Diadili Atas Serangan 11 SeptemberRusia Gagalkan Puluhan Pelaku Pembom Bunuh Diri TakfiriMega Skandal Menjerat Benjamin NetanyahuMalaysia Tangkap 11 Orang Diduga Terkait ISISKrisis Maladewa, 11 Kapal Perang China Masuki Samudera HindiaGawat, Indonesia Diserbu Berton-ton NarkobaOperasi Pemindahan Jenazah Korban Pesawat Jatuh Masih Berlanjut
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Wednesday 10 January 2018 - 23:08
Share/Save/Bookmark
Invasi Saudi di Yaman:
Yaman Memperkenalkan Sistem Rudal Permukaan-ke-Udara Baru
Yemeni Air Force and Air Defense  new locally developed surface-to-air missile system.jpg
 
Yemeni Air Force and Air Defense new locally developed surface-to-air missile system.jpg
 
IslamTimes - Angkatan Udara dan Pertahanan Udara Yaman memperkenalkan sistem rudal permukaan-ke-udara lokal yang dikembangkan secara lokal, kantor berita resmi Saba News Agency melaporkan.
 
Sistem rudal baru telah menjatuhkan pesawat militer Tornado pimpinan-Arab Saudi saat pesawat tersebut terbang di atas provinsi Saada dan sementara itu, menargetkan pesawat F-15 musuh lain di atas ibukota Sana'a, Angkatan Udara dan Pertahanan Udara Yaman mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Selasa (9/1).

Dikatakan bahwa meskipun serangan musuh berusaha untuk membuat Sistem Pertahanan Udara Yaman tidak beroperasi, unit tersebut telah dihidupkan kembali secara bertahap dan sekarang dapat menyerang pesawat militer musuh, baca pernyataan tersebut.

Angkatan Udara dan Unit Pertahanan Udara Yaman berjanji akan terus mengembangkan sistem pertahanan udara untuk membela tanah air melawan serangan-serangan asing.

Orang-orang Yaman yang tak berdaya berada di bawah serangan besar-besaran oleh koalisi selama hampir tiga tahun namun Riyadh belum mencapai tujuannya di Yaman sejauh ini.

Sejak Maret 2015, Arab Saudi dan beberapa sekutu Arabnya telah melakukan serangan udara mematikan untuk melawan gerakan Houthi Ansarullah dalam upaya mengembalikan kekuasaan mantan presiden Abd Rabbuh Mansour Hadi, sekutu dekat Riyadh.

Lebih dari 12.000 orang Yaman, termasuk ribuan perempuan dan anak-anak, telah kehilangan nyawa mereka dalam serangan militer yang mematikan tersebut.[IT/r]
 
Kode: 696264