Pilpres Mesir, Sisi Menang dengan Meraup 92 Persen SuaraKemitraan Trans-Pasifik (TPP) Versus Islam adalah SolusiKonvoi Tentara Turki Dikerahkan ke Jisr al-ShughourHakim AS: Arab Saudi Bisa Diadili Atas Serangan 11 SeptemberRusia Gagalkan Puluhan Pelaku Pembom Bunuh Diri TakfiriMega Skandal Menjerat Benjamin NetanyahuMalaysia Tangkap 11 Orang Diduga Terkait ISISKrisis Maladewa, 11 Kapal Perang China Masuki Samudera HindiaGawat, Indonesia Diserbu Berton-ton NarkobaOperasi Pemindahan Jenazah Korban Pesawat Jatuh Masih Berlanjut
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Saturday 13 January 2018 - 22:42
Share/Save/Bookmark
Qatar dan Konflik Arab Teluk:
Doha: Jet tempur UEA Melanggar Wilayah Udara Qatari
Fighter jet belonging to the air force of the United Arab Emirates.jpg
 
Fighter jet belonging to the air force of the United Arab Emirates.jpg
 
IslamTimes - Qatar mengatakan sebuah pesawat tempur kedua milik Uni Emirat Arab (UEA) telah melanggar wilayah udaranya, sehari setelah Doha mengajukan sebuah keluhan resmi kepada PBB mengenai apa yang disebutnya sebagai pelanggaran wilayah udara bulan lalu oleh et tempur lainnya.
 
Menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Qatar pada hari Sabtu (13/1), pesawat militer tersebut melakukan perjalanan dari UEA ke Bahrain pada 3 Januari, ketika pesawat tersebut melintas di atas zona ekonomi khusus Qatar "tanpa izin sebelumnya."

Dalam pernyataan keluhan Doha menambahkan bahwa "pengulangan insiden mengerikan ini" adalah bukti UEA melanggar hukum internasional.

Pada hari Jumat (11/1), Sheikha Alia Ahmed bin Saif Al Thani, duta besar Qatar untuk PBB, mengirimkan sebuah pesan kepada Sekretaris Jendral PBB Antonio Guterres dan presiden Dewan Keamanan PBB mengenai pelanggaran tersebut, yang menurut Doha terjadi pada tanggal 21 Desember pukul 09.45 waktu setempat dan berlangsung satu menit.

Tak lama setelah penyampaian pesan tersebut, Menteri Luar Negeri UEA untuk Urusan Luar Negeri Anwar Gargash dengan tegas membantah tuduhan yang berkaitan dengan insiden pertama tersebut dan mengatakan bahwa Abu Dhabi akan mengirim tanggapan resmi.[IT/r]
 
Kode: 696805