Pilpres Mesir, Sisi Menang dengan Meraup 92 Persen SuaraKemitraan Trans-Pasifik (TPP) Versus Islam adalah SolusiKonvoi Tentara Turki Dikerahkan ke Jisr al-ShughourHakim AS: Arab Saudi Bisa Diadili Atas Serangan 11 SeptemberRusia Gagalkan Puluhan Pelaku Pembom Bunuh Diri TakfiriMega Skandal Menjerat Benjamin NetanyahuMalaysia Tangkap 11 Orang Diduga Terkait ISISKrisis Maladewa, 11 Kapal Perang China Masuki Samudera HindiaGawat, Indonesia Diserbu Berton-ton NarkobaOperasi Pemindahan Jenazah Korban Pesawat Jatuh Masih Berlanjut
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Sunday 14 January 2018 - 12:22
Share/Save/Bookmark
AS dan Gejolak Iraq:
Anggota Parlemen Senior: Tidak Perlu Kehadiran Tentara AS di Irak
Tentara AS di Iraq.jpg
 
Tentara AS di Iraq.jpg
 
IslamTimes - Seorang legislator senior Irak menggarisbawahi oposisi terhadap kehadiran tentara AS di negaranya untuk memerangi kelompok teroris tersebut.
 
"Koalisi internasional (pimpinan AS) melawan ISIL tidak mengalami kerugian di Irak meskipun ada apa yang diklaimnya," anggota Komisi Keamanan Nasional dan Pertahanan Parlemen Irak Nayef al-Shamri mengatakan pada hari Sabtu (13/1).

Dia mencatat kemenangan melawan ISIL adalah hasil pengorbanan bangsa Irak, menambahkan bahwa tidak ada kebutuhan untuk pasukan militer AS di Irak.

Ucapannya muncul setelah kelompok Kata'ib Hizbullah Irak bulan lalu memperingatkan pasukan militer AS untuk meninggalkan negara Arab secara sukarela atau menunggu konsekuensi yang mengerikan.

Kata'ib Hizbullah dikutip oleh saluran berita al-Aba mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Washington berusaha untuk menggunakan pasukan militernya di Irak lagi dengan dalih palsu.

Dia memperingatkan Amerika agar tidak memikirkan untuk kembali ke Irak atau mereka akan dipaksa untuk meninggalkan negara tersebut.

Pernyataan tersebut juga meminta parlemen Irak untuk mengadopsi sebuah posisi yang tegas terhadap kehadiran pasukan AS di Irak.[IT/r]
 
Kode: 696910