Mega Skandal Menjerat Benjamin NetanyahuMalaysia Tangkap 11 Orang Diduga Terkait ISISKrisis Maladewa, 11 Kapal Perang China Masuki Samudera HindiaGawat, Indonesia Diserbu Berton-ton NarkobaOperasi Pemindahan Jenazah Korban Pesawat Jatuh Masih BerlanjutJet Rusia Bombardir Bandara Idlib yang Dikunjungi Tentara TurkiFSA Dukungan Turki Kuasai Wilayah dari YPGKomandan Tinggi Hay'at Tahrir al-Sham TewasDiduga Salinan Drone RQ-170 Milik Iran Ditangkap oleh IsraelIntelijen Irak: al-Baghdadi Terluka parah dan Lumpuh
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Wednesday 17 January 2018 - 15:06
Share/Save/Bookmark
Invasi Saudi di Yaman:
Saudi Rekrut Imigran Ilegal Yaman untuk Memerangi Houthi
Saudi border guards keep watch along the frontier with Yemen in the al-Khubah area, Jizan Province.jpg
 
Saudi border guards keep watch along the frontier with Yemen in the al-Khubah area, Jizan Province.jpg
 
IslamTimes - Organisasi Pemantau HAM Euro-Mediterania mengabarkan Selasa (16/1) bahwa Arab Saudi merekrut paksa warga sipil Yaman yang tinggal secara ilegal di negeri itu untuk memerangi kelompok Houthi di perbatasan.
 
Organisasi yang berbasis di Geneva, Swiss itu mendapatkan informasi rekrutmen paksa tersebut dari warga Yaman yang diwawancarai.

Warga Yaman menyebut, perekrutan itu merupakan bagian dari kampanya "Negara tanpa Kekerasan" yang diluncurkan pemerintah Arab Saudi.

"Kami dipindahkan paksa ke kamp rekrutmen militer untuk bertempur di perbatasan membantu tentara Saudi," ujar sejumlah warga.

Pada 29 Maret 2017, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi meluncurkan kampanya "Negara tanpa Kekerasan". Program ini ditujukan para pelanggar hukum dan pendatang ilegal kesempatan tinggal di Saudi tanpa harus mendapat hukuman.

Sepanjang kampanye itu, pemerintah Saudi menahan 70.000 orang yang melanggar undang-undang tenaga kerja dan masa tinggal, termasuk para pelintas batas ilegal.
Sementara itu, di perbatasan, pasukan Arab Saudi terus disibukkan menangkis seragann misil yang ditembakkan Houthi dari wilayah Yaman.

Pada Selasa, pasukan Saudi kembali menembak jatuh misil Houthi yang diarahkan ke Jizan, wilayah selatan kerajaan itu.

Kantor berita SPA, mengutip pernyataan juru bicara pasukan koalisi Kolonel Turki al-Maliki, mengabarkan misil itu mengarah ke kawasan permukiman warga sipil.[IT/r]
 
Kode: 697718