Jet Rusia Bombardir Bandara Idlib yang Dikunjungi Tentara TurkiFSA Dukungan Turki Kuasai Wilayah dari YPGKomandan Tinggi Hay'at Tahrir al-Sham TewasDiduga Salinan Drone RQ-170 Milik Iran Ditangkap oleh IsraelIntelijen Irak: al-Baghdadi Terluka parah dan LumpuhImam Ali Khamenei: Muslim Sunni dan Syiah Bersatu Melawan MusuhAyatullah Hashemi Shahroudi: Kecintaan pada Ahli Bait Milik Semua MusliminAli Akbar Velayati Membuka KTT Pecinta Ahli Bait dan TakfiriTentara Suriah Terus Raih Kemenangan di Deir EzzorTentara Irak Ambil Alih Pos Perbatasan Suriah dari Peshmerga
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Thursday 18 January 2018 - 18:21
Share/Save/Bookmark
AS dan Gejolak Suriah:
Damaskus: Kehadiran Militer AS di Suriah Tindakan Agresi
Syrian Foreign Ministry building in the capital, Damascus.jpg
 
Syrian Foreign Ministry building in the capital, Damascus.jpg
 
IslamTimes - Suriah pada hari Kamis (19/1) mencap kehadiran AS di wilayahnya sebagai tindakan agresi, Washington memberi isyarat bahwa pasukannya akan tinggal di wilayah Suriah tanpa batas waktu.
 
Kementerian luar negeri Suriah mengecam AS, mengatakan bahwa kehadiran militer Washington di Suriah tidak sah dan merupakan pelanggaran mencolok atas hukum internasional dan sebuah agresi terhadap kedaulatan nasional Suriah.

"Urusan dalam negeri di negara manapun di dunia adalah hak eksklusif rakyat negeri ini, sehingga tidak ada yang berhak memberikan pendapatnya karena ini melanggar hukum internasional dan bertentangan dengan teori terpenting hukum konstitusional," kata kantor berita SANA mengutip seorang sumber di kementerian tersebut.

Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson pada hari Rabu (18/1) memberi isyarat kehadiran militer tidak ada akhir sebagai bagian dari strategi yang lebih luas untuk mencegah kebangkitan ISIL, "membuka jalan secara diplomatis untuk kepergian Presiden Suriah Bashar al-Assad dan mengurangi pengaruh Iran."[IT/r]
 
Kode: 698057