Pilpres Mesir, Sisi Menang dengan Meraup 92 Persen SuaraKemitraan Trans-Pasifik (TPP) Versus Islam adalah SolusiKonvoi Tentara Turki Dikerahkan ke Jisr al-ShughourHakim AS: Arab Saudi Bisa Diadili Atas Serangan 11 SeptemberRusia Gagalkan Puluhan Pelaku Pembom Bunuh Diri TakfiriMega Skandal Menjerat Benjamin NetanyahuMalaysia Tangkap 11 Orang Diduga Terkait ISISKrisis Maladewa, 11 Kapal Perang China Masuki Samudera HindiaGawat, Indonesia Diserbu Berton-ton NarkobaOperasi Pemindahan Jenazah Korban Pesawat Jatuh Masih Berlanjut
 
 
 
 
 
Silahkan register.
 
 
Tanggal Berita : Thursday 11 January 2018 - 22:57
Share/Save/Bookmark
Rusia dan Gejolak Suriah:
Rusia Memperingatkan 'Ancaman Nyata' Serangan Drone Teroris
Drones used during recent attack on Russia
 
Drones used during recent attack on Russia's bases in Syria.jpg
 
IslamTimes - Rusia telah memperingatkan bahwa teroris telah memperoleh teknologi canggih pada pesawat udara nirawak (UAV) dan dapat melakukan serangan dengn pesawat tersebut di seluruh dunia.
 
Kepala Staf Jendral Departemen UAV Rusia mengatakan pada hari Kamis (11/1) bahwa ancaman serangan teroris yang menggunakan UAV bukanlah skenario yang tidak mungkin, dengan alasan sudah terjadi serangan terhadap dua pangkalan Rusia di Suriah awal bulan ini.

Mayor Jenderal Aleksander Novikov mengatakan bahwa penilaian teknis terhadap pesawat nirawak yang digunakan dalam serangan tersebut menunjukkan "kemunculan ancaman nyata penggunaan UAV untuk tujuan teroris di manapun di dunia, yang memerlukan penerapan tindakan yang tepat untuk netralisasi."

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, 13 pesawat tak berawak menargetkan pangkalan udara Hmeimim di Provinsi Latakia dan fasilitas angkatan laut di kota pelabuhan Tartus pada 6 Januari.

Dikatakan pasukan Rusia menolak serangan tersebut dengan menembak jatuh tujuh pesawat nirawak dan mengontrol elektronik terhadap enam orang lainnya dan dengan aman mendaratkan mereka. Serangan drone tidak menyebabkan kerusakan.[IT/r]
 
Kode: 696450