0
Thursday 22 March 2018 - 10:51
Gejolak Politik Kosovo:

Oposisi Kosovo Bubarkan Sidang Parlemen dengan Gas Airmata

Story Code : 713110
Parlemen Kosovo, dibubarkan dengan gas airmata.
Parlemen Kosovo, dibubarkan dengan gas airmata.
Para anggota parlemen dari partai oposisi Vetevendosje, yang diterjemahkan sebagai partai Gerakan Penentuan Nasib Sendiri, menggunakan tabung gas air mata di aula tempat pemungutan suara pada kesepakatan demarkasi 2015 akan dimulai pada hari Rabu (21/3). Para wakil rakyat harus dievakuasi dari gedung Majelis.

Uni Eropa mengkondisikan masuknya Kosovo ke zona perjalanan bebas visa Eropa yang dikenal sebagai Schengen karena menerima perjanjian demarkasi perbatasan dengan Montenegro dan meningkatkan hubungan dengan Serbia, negara yang belum mengakui Kosovo, bekas wilayah, sebagai negara merdeka.

Montenegro mengakui kemerdekaan Kosovo 2008 dan menerima perjanjian demarkasi. Namun, partai-partai oposisi di Kosovo telah menolak kesepakatan 2015, mengatakan ratifikasinya akan menghasilkan wilayah Kosovo yang kalah. Para ahli internasional telah menolak gagasan itu.

Partai oposisi telah menggunakan gas air mata dan taktik serupa di parlemen 120-kursi untuk mencegah ratifikasi perjanjian dalam tiga tahun terakhir.

Anggota parlemen oposisi Albulena Haxhiu mengatakan pada hari Rabu (21/3) mereka bertekad untuk menghentikan parlemen yang mengesahkan perjanjian tersebut.[IT/r]
Comment


{DOC_TRANSLATES_BLOCK}