QR CodeQR Code

Inggris dan Gejolak Suriah:

Downing Street: 'Kabinet Perang' Inggris Setuju pada 'Kebutuhan untuk Bertindak' di Suriah

13 Apr 2018 07:35

IslamTimes - Perdana Menteri Inggris Theresa May telah memenangkan dukungan dari "kabinet perang" untuk mengambil tindakan dengan Amerika Serikat dan Perancis di Suriah untuk "menghalangi penggunaan lebih lanjut senjata kimia," menurut pernyataan Downing Street.


May dan menteri-menteri seniornya berdiskusi selama lebih dari dua jam di Downing Street pada hari Kamis (12/4) tentang apakah Inggris harus berpartisipasi dalam intervensi militer yang dipimpin AS di Suriah.

Pada akhirnya, mereka setuju bahwa "sangat mungkin" pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad bertanggung jawab atas dugaan serangan senjata kimia baru-baru ini di negara Arab tersebut.

Para menteri, yang dipanggil dari liburan Paskah mereka untuk pertemuan itu, setuju dengan May bahwa penggunaan senjata kimia tidak boleh "tidak tertandingi," kata jurubicara Downing Street dalam pernyataannya.

AS dan sekutu Baratnya telah mengancam Damaskus dengan aksi militer sejak Sabtu (7/4), pada hari yang diduga terjadi serangan bahan kimia di kota Suriah Douma, Ghouta Timur, dilaporkan menewaskan 60 orang dan melukai ratusan lainnya.

Kemungkinan serangan semakin besar pada hari Rabu (11/4), setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan Rusia, salah satu pendukung utama Suriah dalam perang melawan teroris yang didukung asing, yang menyatakan "bersiap-siap" untuk menembak jatuh rudal Amerika atas Suriah segera.[IT/r]


Story Code: 717552

News Link :
https://www.islamtimes.org/id/news/717552/downing-street-kabinet-perang-inggris-setuju-pada-kebutuhan-untuk-bertindak-di-suriah

Islam Times
  https://www.islamtimes.org