0
Tuesday 1 May 2018 - 02:30
Suadi Arabia dan Zionis Israel:

Leaks: MBS Ingin Mengalihkan Perang Yaman ke Lebanon

Story Code : 721601
Mohammed bin Salman, Saudi Crown Prince -
Mohammed bin Salman, Saudi Crown Prince -
Al Akhbar mengungkapkan dokumen yang bocor dari email duta besar UEA di Washington Youssef Al-Otaiba.

Dina Kawar, duta besar Yordania untuk Amerika Serikat mengirim briefing diplomatik kepada Otaiba setelah pertemuannya dengan penasihat Timur Tengah di Dewan Keamanan Nasional Michael Bell.

Menurut briefing -tanggal 22 November 2017- Bell mengatakan kepada Kawar bahwa mediasi politik antara Qatar dan Arab Saudi atas krisis Teluk masih berlangsung.

"Mengenai Libanon, Bell mengisyaratkan bahwa (PM Saad) Hariri disandera di Arab Saudi, dan bahwa Riyadh mengatakan kepadanya bahwa dia harus sepenuhnya memisahkan diri dari Suriah dan Hizbullah, dan memisahkan Hizbullah dari lembaga-lembaga negara, atau Riyadh akan menggunakan transaksi keuangan Hariri untuk menentangnya,” kata pengarahan itu, merujuk pada krisis diplomatik Lebanon dengan Arab Saudi pada November lalu ketika Hariri dipaksa oleh Riyadh untuk mengundurkan diri.

Pernyataan Bell kepada duta besar Jordania itu menyusul pertemuannya dengan penasihat Bin Salman, Abdulrahman Al-Sadhan, menurut dokumen yang bocor itu.

Sadhan juga mengatakan kepada Bell bahwa putra mahkota Saudi, yang dikenal sebagai MBS, lebih suka perang di Yaman dibawa ke Libanon, dengan alasan ketakutan Israel dimana perang di Yaman akan mempengaruhi stabilitas di Kerajaan Saudi.[IT/r]
Comment


{DOC_TRANSLATES_BLOCK}