0
Thursday 10 May 2018 - 18:20
Kesepakatan Nuklir Iran dan P5+1:

Jenderal Iran: Uni Eropa Tidak Dapat Bertindak Secara Independen Terhadap Kesepakatan Nuklir

Story Code : 723687
Hossein Salami, Iranian deputy Revolutionary Guards commander.png
Hossein Salami, Iranian deputy Revolutionary Guards commander.png
Salami juga menambahkan bahwa musuh-musuh Iran ingin menekan negara dengan sanksi ekonomi, dan "Perlawanan adalah satu-satunya cara untuk menghadapi musuh-musuh ini, bukan diplomasi".

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif telah setuju untuk mengadakan pertemuan tingkat ahli dan menteri tentang kesepakatan nuklir setelah kontak telepon terpisah dengan rekan-rekan Inggris dan Perancis, Boris Johnson dan Jean-Yves Le Drian.

"Dalam pembicaraan telepon mereka, tiga diplomat top juga setuju untuk mengadakan pertemuan di tingkat ahli serta menteri," kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran.

Komentar ini mengikuti pernyataan Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, Imam Sayyid Ali Khamenei, yang mengatakan Rabu (9/5) lalu, bahwa dia meragukan kemampuan negara-negara Eropa untuk melindungi kepentingan Tehran.

Presiden AS Donald Trump menyatakan pada 8 Mei, bahwa AS  mengundurkan diri dari Rencana Komprehensif Aksi Bersama (JCPOA), sebuah perjanjian internasional mengenai program nuklir Iran yang dicapai pada tahun 2015 oleh Iran, Amerika Serikat, Rusia, Perancis, China, Great Inggris, Jerman dan Uni Eropa untuk mengamankan sifat damai dari program nuklir Iran.[IT/r]
Comment


{DOC_TRANSLATES_BLOCK}