1
Monday 14 May 2018 - 15:43
AS dan Zionis Israel:

Pendeta Islamofobia Akan Memimpin Doa di Pembukaan Kedutaan AS di Israel

Story Code : 724607
Robert Jeffress, Dallas-based controversial Islamophobic pastor.jpg
Robert Jeffress, Dallas-based controversial Islamophobic pastor.jpg
Pendeta Dallas Robert Jeffress mengatakan kepada Fox News pada hari Minggu (13/5) malam bahwa dia akan memimpin doa dalam upacara pembukaan kedutaan baru AS di Israel, sebuah langkah kontroversial yang dijamin menggerakkan kekerasan di tanah Palestina yang diduduki.

Jeffress, yang memiliki sejarah memberikan ujaran kebencian terhadap Muslim, adalah pendukung lama dari Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Dia memiliki rekam jejak intoleransi ekstrem dan dikenal karena melabeli agama apa pun, selain miliknya sendiri, sebagai bidaah. Serangan paling kejam dari berbagai serangannya telah membidik Islam, dengan menggambarkan agama itu sebagai kejahatan.

Jeffress pernah mengatakan bahwa "rahasia kotor gelap Islam" adalah bahwa "itu adalah agama yang mempromosikan pedofilia."

Dia juga pernah membandingkan Gereja Katolik dengan kultus yang merupakan hasil dari "Setan genius."

Jeffress, yang terlibat dengan kampanye Trump tahun 2016, telah menjadi bagian dari lingkaran dalam Trump dan berbicara kepada keluarganya secara pribadi sebelum pelantikan.

Mitt Romney, seorang kandidat Senat dan mantan calon presiden dari Partai Republik, pada Senin (14/5) pagi mengecam pastor kontroversial itu dan menuntut agar menyingkirkan Jeffress dari partisipasinya dalam upacara pembukaan kedutaan itu.

Romney mengatakan Jeffress adalah seorang "fanatik agama" dan menuduh dia menghasut kekerasan terhadap minoritas agama.

"Orang seperti itu seharusnya tidak memimpin kebaktian pada pembukaan kedutaan di Yerusalem (al-Quds)," katanya.[IT/r]
Comment


{DOC_TRANSLATES_BLOCK}