0
Wednesday 16 May 2018 - 14:54
AS dan Kemelut Semananjung Korea:

Korea Utara Ancam Batalkan Pertemuan dengan AS

Story Code : 725133
Kim Jong-un and Mike Pompeo di Pyongyang.jpg
Kim Jong-un and Mike Pompeo di Pyongyang.jpg
Jika pemerintah Trump "memojokkan kami dan secara sepihak menuntut kami menyerahkan senjata nuklir, kami tidak lagi tertarik berunding dan akan mempertimbangkan kembali apakah kami akan menerima pertemuan tingkat tinggi DPRK-AS yang akan datang," kata wakil menteri luar negeri pertama, Kim Kye Gwan, dalam sebuah pernyataan yang disiarkan KCNA dan dikutip AFP.

KCNA pada Rabu (16/5) juga menyiarkan laporan ke publik mengenai respons pemerintah terhadap latihan militer gabungan Korea Selatan dan AS pada 11 sampai 25 Mei, yang disebut sebagai "persiapan untuk melancarkan serangan udara ke DPRK" dan "provokasi jahat".

Dalam laporannya, KCNA antara lain menyebutkan "Deklarasi Panmunjeom tidak akan diterapkan oleh upaya sepihak dari pihak tunggal, dan hanya akan membuahkan hasil baik ketika kedua pihak menciptakan kondisi dan iklim yang mendukung dengan menggabungkan usaha-usaha mereka".

"AS mesti berpikir dua kali mengenai nasib pertemuan tingkat tinggi DPRK-AS yang sekarang menjadi agenda teratas sebelum melakukan kegiatan militer provokatif terhadap DPRK bersama dengan otoritas Korea Selatan," demikian siaran KCNA. [IT/r]
Comment


{DOC_TRANSLATES_BLOCK}