0
Thursday 17 May 2018 - 09:16
Iran dan Kemelut Palestina:

Utusan Iran di PBB: Pembantaian Warga Palestina oleh Israel Memalukan Umat Islam

Story Code : 725267
Palestinians run to take cover as an Israeli drone fires tear gas grenades in Gaza City.jpg
Palestinians run to take cover as an Israeli drone fires tear gas grenades in Gaza City.jpg
Pasukan Zionis Israel menewaskan sedikitnya 62 warga Palestina selama protes di dekat pagar Gaza pada malam peringatan 70 Tahun Nakba (Hari Bencana), yang tahun ini bertepatan dengan relokasi kedutaan AS dari Tel Aviv ke kota Yerusalem al-Quds yang diduduki .

    "Ketika kejahatan dan pembunuhan ini dilakukan (Zionis Israel), (Perdana Menteri Israel Benjamin) Netanyahu dan para tamunya sibuk merayakan relokasi ilegal kedutaan AS ke Yerusalem al-Quds," kata Khoshroo seraya berbicara kepada Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di New York pada hari Rabu.

Dia menambahkan bahwa OKI harus menggunakan pengaruhnya untuk menekan rezim Zionis Israel agar mengakhiri kekejaman terhadap orang Palestina.

Sementara dia mengutuk kejahatan Israel, Khoshroo mengecam  dukungan tanpa syarat Washington untuk rezim Tel Aviv, menekankan bahwa AS harus bertanggung jawab atas tindakannya, terutama relokasi kedutaan ke kota suci itu.

Lebih dari 2.700 orang Palestina juga terluka ketika pasukan Zionis Israel menggunakan penembak jitu, serangan udara, tembakan tank dan gas air mata untuk menyerang para demonstran.

Wilayah-wilayah pendudukan telah menyaksikan ketegangan baru sejak Presiden AS Donald Trump pada 6 Desember 2017, mengumumkan pengakuan Washington atas Yerusalem al-Quds sebagai "ibu kota" Zionis Israel dan mengatakan Amerika Serikat akan memindahkan kedutaan AS ke kota tersebut.[IT/r]
Comment


{DOC_TRANSLATES_BLOCK}