Wednesday 3 February 2010 08:41
Share/Save/Bookmark
Huthi: Sepanjang Tidak Ada yang Menyerang, Kami Ikrar Tidak Menyerang Siapapun
Pejuang Huthi pada hari Selasa berjanji untuk tidak menyerang Arab Saudi, syarat kunci yang ditetapkan oleh pemerintah Yaman untuk mengakhiri hampir-enam bulan serangan militer melawan Huthi.




"Selama tidak ada yang menyerang kami, kami tidak akan menargetkan pihak manapun," pemimpin Huthi Abdul Malak al-Huthi mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke situs web grup.

Dikatakan Huthi, telah membuat persyaratan ini jelas minggu lalu ketika mereka mengumumkan sebuah "penarikan dari wilayah Saudi dan mengakhiri perang."

Isu Saudi yang ditangkap tidak akan menjadi "rintangan," katanya menambahkan. "Jika ada keinginan untuk memiliki kedamaian, masalah ini dapat dipecahkan melalui pertukaran tawanan," kata pernyataan yang dibacakan.

Al-Huthi menawarkan pada hari Sabtu agar pemerintah menerima lima poin syarat gencatan senjata, selama pemerintah menghentikan serangan militernya.

Lima syarat itu termasuk ‘penarikan dari bangunan resmi, pembukaan kembali jalan-jalan di utara, dikembalikannya senjata yang disita dari pasukan keamanan, pembebasan semua tahanan militer dan sipil, termasuk orang Saudi, serta meninggalkan pos militer di pegunungan.

Tetapi pemerintah menolak tawaran itu, sambil menunjuk kondisi keenam penetapan janji dari Huthis tidak menyerang Arab Saudi.

Pada bulan Agustus 2009, tentara Yaman melancarkan serangan terhadap Huthi di provinsi Sa'ada utara.
Arab Saudi, melakukan mobilisasi militer terbesar, ikut campur dalam serangan November lalu. Lebih dari 80 tentara Saudi tewas dalam serangan. [IslamTimes/R]
kode topik : 19736
kirimkan topik ini kepada kawan
kirimkan topik ini kepada kawan
terima file dimaksud
terima file dimaksud
ruang terkait
ruang terkait
adres email :
pandangan anda :
tunjuk alamat email