Tuesday 29 November 2011 10:30
Share/Save/Bookmark
Tragedi Karbala:
Tragedi Karbala, Kenangan Duka
IslamTimes - Muslim bermazhab Syiah memperingati kesyahidan cucu Nabi Muhammad (SAW), Imam Hussein (as) dengan berbagai bentuk upacara tradisional.
Peringatan Tragedi Karbala Huseini
Peringatan Tragedi Karbala Huseini


Ritual berkabung yang telah dimulai pada hari Minggu, akan mencapai puncaknya pada Asyura, hari kesepuluh bulan pertama dari kalender lunar, Muharram.

Asyura, 10 Muharram yang jatuh pada tanggal 6 Desember tahun ini, menandai hari, ketika pasukan khalifah Bani Umayyah (Yazid) membunuh Imam Hussein (as) dan 72 rekan-rekannya di Karbala lebih dari 14 abad yang lalu.

Pelayat biasanya berkumpul di masjid untuk berduka, membacakan puisi dari peristiwa tragis itu.

Orang juga berkumpul untuk menyaksikan Ta'zieh, atau teater tradisonal yang merupakan ritual seni dramatis yang menceritakan peristiwa-peristiwa keagamaan, cerita sejarah dan mitos dan cerita rakyat melalui puisi, musik, lagu dan gerak.

Di kota-kota yang ada upacara berkabung termasuk menyediakan makanan di tempat-tempat umum seperti masjid atau di rumah pribadi orang Syiah.

Pelayat memakai pakaian hitam pada Tasua dan Asyura (9 dan 10 Muharram) dan mengadakan upacara khusus sesuai dengan tradisi lokal mereka di berbagai kota.

Upacara Asyura melambangkan sikap abadi dan tak tergoyahkan kebenaran melawan kebohongan dan perjuangan manusia melawan tirani yang diwujudkan oleh Imam Hussein (as).

Tragedi Asyura meninggalkan tanda permanen pada jiwa dari setiap insan yang memiliki semangat kebebasan dan penuh kasih, terlepas dari agama atau ras.[IT/r]

kode topik : 118306
kirimkan topik ini kepada kawan
kirimkan topik ini kepada kawan
terima file dimaksud
terima file dimaksud
ruang terkait
ruang terkait
adres email :
pandangan anda :
tunjuk alamat email