Sunday 31 January 2010 23:16
Share/Save/Bookmark
Serangan Yaman Hapuskan Tawaran Perdamaian Huthi
Yaman mengatakan hari Minggu telah berhasil menewaskan sedikitnya dua lusin setelah pejuang Huthi meluncurkan upaya keempat untuk berdamai dengan pemerintah.
Tentara Yaman



Serangan didalam konflik utara, pemerintah Yaman berkata, telah membunuh seorang pemimpin yang bertanggung jawab melatih para pejuang.

Pemimpin pejuang, Abdul-Malik al-Huthi pada hari Sabtu mengatakan para pejuang akan menerima kondisi pemerintah untuk rekonsiliasi, menyalahkan Sana'a atas penolakan inisiatif mereka sebelumnya.

"Untuk menghindari pembasmian warga sipil, kami mengulangi penerimaan ketentuan-ketentuan(pemerintah),” katanya tak lama setelah Badan Pengungsi PBB menyesalkan meningkat dua kali lipat korban non militer (bukan pejuang) sejak Agustus ketika Sana'a memaksimalkan serangan bersenjata melawan para pejuang.

Awal minggu ini, para pejuang berdamai dengan Arab Saudi yang bergabung dengan serangan di bulan November dimana dilaporkan menyerbu daerah-daerah penduduk sipil.

Pemerintah menolak inisiatif pada Sabtu dan mengklaim bahwa Houthis terus menyerang eksportir minyak dunia .

Para pejuang menyatakan propaganda tersebut penentangan terhadap terhadap hak-hak sipil mereka. Mereka mengatakan pemerintah telah merongrong kebebasan mereka di bawah tekanan dari Saudi-didukung kelompok Wahhabi - pengikut yang memiliki interpretasi Islam yang sangat tidak toleran.

Huthi juga mengutuk serangan udara Saudi dan Yaman yang membunuh ratusan warga sipil di Sa'ada - Provinsi di utara. [IslamTimes/R]
kode topik : 19611
kirimkan topik ini kepada kawan
kirimkan topik ini kepada kawan
terima file dimaksud
terima file dimaksud
ruang terkait
ruang terkait
adres email :
pandangan anda :
tunjuk alamat email