Saturday 10 December 2011 22:39
Share/Save/Bookmark
Demo Buruh Freeport
Surat Terbuka Pekerja Freeport Buat Presiden Indonesia
Islam Times- Mengingat hubungan diplomatik antar dua Negara, Indonesia dan Amerika dan beberapa Negara yang menanamkan investasinya di Freeport Grasberg dan juga kepemilkan Saham 9,6% oleh Pemerintah Indonesia, sehingga pandangan kami bahwa tuntutan pekerja di PT Freeport Indonesia dapat diselesaikan oleh bapak Presiden sebagai pemegang Otoritas Penuh.
Surat Terbuka Pekerja Freeport Buat Presiden Indonesia

Pengurus Unit Kerja Federasi Serikat Pekerja Sektor Kimia dan Energy serta Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia PT Freeport Indonesia (PUK FSP KEP SPSI PTFI) membuat surat terbuka kepada Presiden Indonesia terkait tuntutan melalui aksi mogok mereka hingga kini.

Surat terbuka itu ditujukan kepada yang terhormat Presiden Inddonesia, Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara Jalan Veteran No.16 Jakarta Pusat, tertanggal 3 Desember 2011. Surat tersebut ditandatangani oleh Frans Bernhard Okoseray, mewakili Pekerja PT. Freeport Indonesia di Timika, Papua.

Berikut isi surat sesuai dengan naskah asli yang diterima oleh Islam Times.

SURAT TERBUKA KEPADA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

Dari PEKERJA DI PT FREEPORT INDONESIA

Kepada Yth;
Presiden Republik Indonesia
DR.H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO


Di Istana Negara Jl. Veteran No.16
Jakarta Pusat


Bapak Preseiden yang kami hormati,

Pertama – tama kami panjatkan puji dan syukur kepada Allah pencipta langit dan bumi, atas pekenaan-Nya,sehingga kita masih diberikan nafas kehidupan dan doa kami agar Allah selalu memberikan kesehatan yang baik dan kekuatan untuk bapak Presiden dalam hidup sehari-hari serta memimpin dan mengatur bangsa dan negara yang kami cintai ini .

Dalam aksi mogok kerja yang telah kami lakukan di PT Freeport Indonesia , perihal Tuntutan Perbaikan Kesejahteraan Pekerja yang menyangkut Penyesuaian Upah Pokok belum ada kesepakatan, sebab “angka” tawaran dari pihak perusahan PT-FI sebesar 35% dari upah Pokok sebelumnya sebesar Rp 3,316,000 untuk level terendah F1 belum dapat kami terima, karena tawaran tersebut menurut kami belum sesuai dengan kontribusi pekerja yang telah memberikan keuntungan berlipatganda untuk PT-FI dan Freeport McMoran Copper and Gold serta sumber tambang mineral emas, tembaga dan perak di Grasberg ( tambang terbuka dan tambang bawah tanah ) dalam jumlah cadangan dan produksi yang terbesar di dunia .

Tuntutan kami terakhir tentang Penyesuaian Upah Pokok kepada pihak pimpinan PT Freeport Indonesia adalah US$7,5 per jam untuk level/grade terendah F-1 dan akan dikonvesikan ke mata uang rupiah yaitu untuk upah per jam Rp67,500 dan upah pokok per bulan Rp 11,677,000,- per bulan . Tuntutan kami untuk level/grade terendah F-1 sampai level atas yaitu level 3.

Dalam penyesuaian gaji yang kami maksud akan berdampak positif bagi Negara sebab pajak PPh akan meningkat.

Kami tahu bahwa perusahan PT Freeport Indonesia adalah Affliate of Freeport McMoran Copper and Gold yang adalah investasi Amerika di Indonesia . Sudah 40 tahun Freeport berada di Tanah Papua, tetapi belum memberikan kesejahteraan yang baik untuk pekerja dan masyarakat lokal serta rakyat Indonesia pada umumnya.

Kami mohon agar investasi Freeport dapat memberikan kontribusi dan kesejahteraan yang baik dan adil bagi rakyat Indonesia yang bekerja di Freeport .

Para utusan menteri terkait , pemerintah daerah kabupaten dan provinsi sudah pernah bertemu dengan kami, dan juga masalah ini sudah dimediasikan di Kemenakertrans RI di Jakarta, tetapi belum ada titik temu . Masalah ini juga telah didaftarkan oleh pimpinan PT Freeport Indonesia ke Pengadilan Hubungan Industrial di Jakarta Pusat . Dalam Pandangan kami, persidangan di PHI akan menyita waktu yang lama .

Kami telah membaca di media, bahwa bapak Presiden telah bertemu dengan Mr.Richard C.Adkerson-President Director & CEO Freeport McMoran Copper and Gold, di Hawaii Honohulu pada saat pertemuan APEC . Richard C. Adkerson menyampaikan bahwa mereka (Freeport) akan menambah investasi lagi US$10 milyar sampai US$20 milyar .

Mengingat hubungan diplomatik antar dua Negara, Indonesia dan Amerika dan beberapa Negara yang menanamkan investasinya di Freeport Grasberg dan juga kepemilkan Saham 9,6% oleh Pemerintah Indonesia, sehingga pandangan kami bahwa tuntutan pekerja di PT Freeport Indonesia dapat diselesaikan oleh bapak Presiden sebagai pemegang Otoritas Penuh.

Freeport adalah sebagian dari masalah di Tanah Papua . Sebagaimana konsen bapak Presiden agar masalah di Papua diselesaikan dengan hati dan kasih, maka kami memohon bapak Presiden dapat mempertimbangkan serta menyelesaikan Tuntutan Pekerja di PT Freeport Indonesia secara adil dan bijaksana. Dengan harapan agar rakyat Indonesia yang bekerja di PT Freeport Indonesia dapat menikmati kesejahteraan yang baik dan adil dan dapat membantu keluarga dan orang lain, dan juga dapat hidup sejahtera dan setara dengan Negara-negara maju di dunia.

Pancasila dan UUD 1945 adalah dasar dari Perjuangan kami di PT Freeport Indonesia. Demikian dan atas perhatian bapak Presiden, kami sampaikan banyak terima kasih.

Timika, 03 Desember 2011.

Salam dan Hormat Kami,


Mewakili Pekerja di PT.Freeport Indonesia

FRANS BERNHARD OKOSERAY


Klik gambar untuk perbesar.

BERIKUT INI SURAT DARI KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA

 

http://islamtimes.org/images/userfiles/files/melayu/surat%20dari%20menteri%20esdm.jpg

Islam Times

kode topik : 121160
kirimkan topik ini kepada kawan
kirimkan topik ini kepada kawan
terima file dimaksud
terima file dimaksud
ruang terkait
ruang terkait
adres email :
pandangan anda :
tunjuk alamat email