Sunday 19 February 2012 19:38
Share/Save/Bookmark
Iran vs Hegemoni Global
Iran Bangun Fasilitas Nuklir Dekat Qom
Islam Times- Para pemeriksa dari Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), lembaga pengawas nuklir PBB menurut rencana akan ke Teheran pekan ini. Kantor Berita Antara melaporkan mengutip dari BBC.
Iran Bangun Fasilitas Nuklir Dekat Qom

Dalam pekan-pekan belakangan ini, banyak spekulasi yang mengatakan jika Israel akan nekad untuk melancarkan serangan pendahuluan pada fasilitas program nuklir Iran, kendatipun banyak yang menentang keputusan itu.

Menteri Luar Negeri Inggris William Hague misalnya pada Minggu menyatakan, Israel tidak bijaksana bila menyerang Iran atas sengketa kegiatan nuklirnya, dengan mengatakan jalur diplomatik harus diberi kesempatan untuk berhasil.

Hague mengatakan Republik Islam itu meningkatkan kesediaannya merenungkan kegiatan "tak sahnya" di bagian lain dunia.

Pada Rabu, Iran melaporkan pihaknya telah memasang 3.000 sentrifugal lainnya untuk meningkatkan kemampuan pengayaaan uraniumnya dan meningkatkan eksplorasi dan pengolahan batang kuning uranium.

Sementara itu, dikutip dari Kantor Berita Antara melaporkan, Iran kemungkinan bersiap memperluas program nuklirnya di satu fasilitas bawah tanah dekat kota Qom. Hal itu diungkapkan seorang diplomat kepada lembaga penyiaran BBC, persis beberapa hari menjelang kunjungan para pemeriksa nuklir PBB.

Iran tampaknya berikrar akan memasang sentrifugal-sentrifugal baru di lokasi bawah tanah di kota suci itu, kata seorang diplomat yang berpangkalan di Wina kepada lembaga penyiaran Inggris itu Sabtu malam.

BBC memberitakan sentrifugal-sentrifugal yang dapat mempercepat produksi uranium yang diperkaya yang dapat digunakan untuk menghasilkan listrik tenaga nuklir.

Para pemeriksa dari Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), lembaga pengawas nuklir PBB menurut rencana akan ke Teheran pekan ini. Kantor Berita Antara melaporkan mengutip dari BBC.

Iran dikenakan empat kali sanksi PBB dan sejumlah tindakan sepihak dari AS dan Uni Eropa menyangkut program nuklirnya.

Republik Islam Iran menepis klaim infaktual atas program nuklirnya dan menyatakan bahwa sebagai penandatangan Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT) dan angota Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Tehran berhak mendayagunakan teknologi nuklir untuk tujuan damai.

Selain itu, IAEA telah melakukan berbagai inspeksi ke instalasi nuklir Iran dan tidak menemukan bukti adanya penyimpangan dalam program nuklir Iran seperti yang diklaim oleh Barat selama ini.

Di lain pihak, Israel adalah satu-satunya pemilik hulu ledak nuklir yang diperkirakan jumlahnya mencapai 200 hingga 400 unit. Tel Aviv juga menolak menandatangani NPT dan tidak mengijinkan tim inspeksi IAEA meninjau instalasi nuiklirnya.

Dengan kepemilikan senjata nuklir yang misterius angka detailnya, rejim Zionis adalah ancaman serius bagi keamanan regional dan global.[Islam Times/on/ant]
kode topik : 139080
kirimkan topik ini kepada kawan
kirimkan topik ini kepada kawan
terima file dimaksud
terima file dimaksud
ruang terkait
ruang terkait
adres email :
pandangan anda :
tunjuk alamat email