Iran
Saudi Arabia
Bahrain
Suriah
Irak
Palestina
Kuwait
Qatar
Yaman
Libanon
Zionis
Yordania
Indonesia
Cina
Jepang
Malaysia
Thailand
India
Afganistan
Pakistan





ruang terkait

edisi web

dalam » Berita » Irak

KTT Liga Arab

Masalah Utama KTT Arab di Irak

26 Mar 2012 10:16

Islam Times- Emirat Qatar, kerajaan kecil saat ini duduk sebagai kepala Komite Liga Arab berurusan dengan peristiwa-peristiwa di Suriah, dan memimpin seruan-seruan untuk intervensi bersenjata dalam konflik di sana.


Baghdad akan menjadi tuan rumah KTT Arab pada 27-29 Maret, pertama kalinya pertemuan seperti itu diselenggarakan di Irak dalam lebih dari 20 tahun.

Berikut ini adalah masalah utama yang dihadapi dunia Arab:

- Krisis Suriah
Pemberontakan dimulai sebagai protes tetapi sekarang telah bergeser ke konflik bersenjata antara pemberontak dan pasukan pro-rezim. Sayangnya pemberontakan tersebut terus disulut dari negara-negara Eropa dan Arab terutama Arab Saudi, Qatar, Turki dan AS.

Emirat Qatar, kerajaan kecil saat ini duduk sebagai kepala Komite Liga Arab berurusan dengan peristiwa-peristiwa di Suriah, dan memimpin seruan-seruan untuk intervensi bersenjata dalam konflik di sana.

- Revolusi kawasan Timur Tengah dan Afrika
Para Desember 2010 peristiwa bakar diri pedagang kaki lima Tunisia memicu protes yang memaksa diktator lama berkuasa Tunisia turun dari kekuasaan dan menginspirasi pemberontakan di seluruh dunia Arab yang menggulingkan penguasa otoriter di Mesir, Libya dan Yaman, dan lain-lain yang masih berlangsung seperti di Suriah dan aksi protes secara teratur di Bahrain. Dan protes kini merambah ke Saudi Arabia dimana beberapa pemrotes dilaporkan tewas akibat tindakan brutal rejim Al Saud.

Dan dunia Arab masih berkutat dengan masalah internal, terutama masalah demokrasi.

- Program nuklir Iran
Ketegangan tinggi atas program nuklir Iran memicu ketengangan global. Negara Eropa dan AS menuduh Iran berusaha untuk membuat senjata nuklir.

Iran telah memperingatkan bahwa ia akan menyerang kembali jika terjadi serangan oleh AS atau Israel, dan mengancam akan memblokir jalur pengiriman pasokan melalui Selat Hormuz, Teluk yang sangat penting untuk pengiriman minyak global.

- Reformasi Liga Arab
Sekretaris Jenderal Nabil al-Arabi telah mengusulkan serangkaian reformasi struktural yang ditujukan untuk memperkuat Liga dan meningkatkan mekanisme pelaksanaan keputusannya.

- Perekonomian di dunia Arab
Negara-negara penghasil minyak terus mendapatkan keuntungan dari tingginya harga minyak, tetapi yang lain menderita krisis ekonomi termasuk dari runtuhnya sektor pariwisata karena protes Arab Musim Semi.[Islam Times/on/Ant]