Monday 8 February 2010 08:39
Share/Save/Bookmark
Menteri Informasi Suriah: Ancaman Lieberman Tidak Bertanggung jawab
Menteri Informasi Suriah Mohsen Bilal menanggapi ancaman yang dibuat oleh Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman terhadap Damaskus dalam perang kata-kata yang sedang berlangsung antara Israel dan Suriah.
Dataran Tinggi Golan




Pada tur Quneitra di Dataran Tinggi Golan Suriah, kata Bilal bahwa pernyataan Lieberman itu "tidak bertanggung jawab, liar, dan agresif, dan datang dari mulut seorang laki-laki yang dicemooh seluruh dunia dan tidak ada yang menerima".

Bilal menambahkan bahwa Lieberman telah membuktikan "agresivitas entitas ini (Israel)".

Menteri Israel juga menyerukan "untuk mengadili pejabat entitas ini di pengadilan internasional karena mereka membahayakan perdamaian dan keamanan regional, dan dengan demikian membahayakan perdamaian dan keamanan global."

Gubernur Quneitra Riad Hijab berbicara dalam nada yang sama dan berkata komentar Lieberman adalah "deklarasi dari orang gila dan bodoh", dan bahwa Dataran Tinggi Golan akan dikembalikan ke Suriah "suatu hari".

"Suriah tahu jalan ke Golan dan presiden, Bashar Assad, akan mengibarkan bendera di atas Golan sebagai Presiden Hafez Assad mengibarkan bendera Suriah diatas Quneitra," kata Hijab.
Menurut juru bicara rezim Suriah, "Israel pikir bisa membuat peperangan dan tidak akan menanggung akibatnya - tetapi itu salah. Ini (Israel) menguji kesabaran Suriah dan negara-negara Arab dan Islam - dan ternyata bahwa kesabaran ini memiliki batas. Israel menguji tekad Suriah yang menuntut pengembalian tanah yang ditaklukkan dengan semua berarti keabsahannya . "

"Jalan menuju perdamaian terbuka dengan kondisi yang diketahui, tapi perusakan jalan juga terbuka ketika Israel dengan keagresifan para pemimpin yangmana kejahatan telah berjalan di pembuluh darah mereka dan cara mereka adalah cara mafia,".

"Apa pun jalannya Israel yang memilih, dia akan menemukan baik Suriah siap untuk perdamaian atau perang," kata surat kabar Suriah. [IslamTimes/R]
kode topik : 20045
kirimkan topik ini kepada kawan
kirimkan topik ini kepada kawan
terima file dimaksud
terima file dimaksud
ruang terkait
ruang terkait
adres email :
pandangan anda :
tunjuk alamat email