"Kami berharap bahwa Tehran akan bertindak dengan serius terhdap sinyal yang terkandung dalam resolusi dewan direksi dan menjamin kerja sama penuh dengan kepentingan lembaga dalam mencapai penyelesaian yang cepat dalam pembicaraan tentang situasi di sekitar program nuklir Iran," Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan pada hari Jumat.
Berita itu datang beberapa jam setelah gubernur IAEA mengeluarkan sebuah resolusi baru terhadap Iran yang baru membangun fasilitas pengayaan di luar kota Qom, yang sudah benar-benar diperiksa dan dibersihkan oleh pejabat badan pengawas nuklir PBB di bulan Oktober.
Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Gordon Brown juga mengatakan pada hari Jumat bahwa Iran harus meninggalkan pengayaan nuklir atau langkah berikutnya akan diterapkan sanksi terhadap Tehran lebih banyak .
Rancangan resolusi, yang disahkan dengan margin 25-3 dan 6 abstain, menuntut Iran untuk segera menghentikan pembangunan pabrik pengayaan Fordo. [IslamTImes/R]