Media resmi Hamas berbasis di Damaskus, Izzat al-Rishq telah mengatakan kepada Press TV bahwa Mahmoud al-Mabhouh dibunuh oleh agen-agen Israel pada Januari 20.
Menurut salah satu saudara-saudaranya, Mabhuh dibunuh oleh sengatan listrik setelah sebuah alat listrik dipasang ke kepalanya.
"Hasil pertama penyelidikan bersama Hamas dan (United Arab) Emirat menunjukkan bahwa dia terbunuh oleh peralatan listrik yang dipasang ke kepalanya," kata al-Fayed Mabhuh pada AFP.
"Bahan itu dikirim ke laboratorium di Paris yang dikonfirmasi dia dibunuh dengan kejutan listrik," tambahnya.
Al-Mabhouh adalah pendiri Brigade Al-Qassam.
Al-Rishq memperingatkan bahwa Israel akan membayar mahal untuk pembunuhan tersebut pada waktunya.
Dia lebih jauh menunjukkan bahwa Mabhouh, yang telah tinggal di Suriah sejak 1989, dibunuh sehari setelah tiba di Dubai.
Hamas tidak bisa memberikan informasi lebih banyak pada saat ini tentang bagaimana dia dibunuh, Rishq menyimpulkan.
Hamas mengatakan upacara pemakaman akan diselenggarakan di Damaskus pada hari Jumat. [IslamTimes/R]