Thursday 5 April 2012 02:31
Share/Save/Bookmark
Iran vs Hegemoni Global
Pemimpin Revolusi: Ancaman Musuh Bukti Iran Kuat dan Berpengaruh
Islam Times- Rahbar menambahkan, jika Republik Islam Iran tidak mempunyai pengaruh dan kekuatan, maka musuh-musuh bangsa Iran tidak akan menggunakan segala cara untuk merongrong Republik Islam.
Pemimpin Revolusi: Ancaman Musuh Bukti Iran Kuat dan Berpengaruh

Pemimpin Tinggi Revolusi Islam, Ayatollah Seyed Ali Khamenei dalam pertemuannya dengan para komandan angkatan bersenjata Iran memuji resistensi yang ditunjukkan oleh bangsa Iran dalam melawan musuh, dan mengatakan bahwa ancaman yang tumbuh dan berkembang menandakan adanya rasa takut dari musuh atas kekuatan Iran. Fars News Agency melaporkan, Rabu, 04/04/12.

Rahbar menambahkan, jika Republik Islam Iran tidak mempunyai pengaruh dan kekuatan, maka musuh-musuh bangsa Iran tidak akan menggunakan segala cara untuk merongrong Republik Islam.

Rahbar juga menekankan pentingnya menghidupkan kembali kemenangan berperang selama delapan tahun yang dipaksakan Irak pada Iran, dan mengatakan "Pengalaman penting dan bernilai pasukan bersenjata Republik Islam Iran selama delapan tahun Pertahanan Suci harus selalu hidupkan."

Dikatakannya; "Selama delapan tahun, semua kekuatan dunia termasuk Barat dan Timur serta negara-negara yang bergantung pada mereka merapatkan barisan untuk menghadapi Iran, bahkan mereka menusplai peralatan perang paling canggih kepada rezim Baath Irak."

Negara-negara Barat yang mengklaim mendukung Hak Asasi Manusia dan demokrasi justru menyediakan senjata kimia kepada Irak untuk memaksa Iran dan rakyat negara ini bertekuk lutut.

"Kendati semua upaya dan dukungan dilakukan, namun kekuatan-kekuatan global tidak mampu memaksa Iran untuk bertekuk lutut," tegasnya.

Rahbar menilai kemakmuran dan kemajuan suatu bangsa tergantung pada kesabaran dan kegigihan dalam melewati kesulitan dengan sukses.

"Dengan memiliki pengalaman berharga seperti Revolusi Islam dan Pertahanan Suci, bangsa Iran akan melewati tantangan saat ini dengan penuh kebanggaan," tegasnya lagi.

Di akhir pidatonya, Rahbar menilai peran sumber daya manusia dalam angkatan bersenjata sangat penting dan menegaskan agar tidak merasa cukup dengan kemajuan yang diraih saat ini dan tetap menjaga semangat Pertahanan Suci.

Pada sesi akhir, seorang pejabat Iran menekankan bahwa program-program militer negara semuanya ditujukan untuk melayani tujuan-tujuan defensif dan tidak dimaksudkan sebagai ancaman bagi negara lain. [Islam Times/on/Fars News Agency]
kode topik : 150488
kirimkan topik ini kepada kawan
kirimkan topik ini kepada kawan
terima file dimaksud
terima file dimaksud
ruang terkait
ruang terkait
adres email :
pandangan anda :
tunjuk alamat email