Friday 18 September 2009 01:58
Share/Save/Bookmark
Riwayat Imam Khomeini: Quds adalah Garis Terdepan
* "Hari Quds bukan saja hari Palestina, (tapi) adalah hari Islam, hari pemerintahan Islam. Hari dimana panji Negara Islam harus berkibar di seluruh dunia. Hari dimana adikuasa dunia harus memahami bahwa mereka tidak akan dapat maju ladi diseluruh negara Islam. Saya mengakui bahwa hari Quds adalah hari Islam dan Hari Rasullullah. Hari dimana kita harus mempersiapkan semua kekuatan kita, dimana muslimin yang terdesak akan dapat bebas daripadanya dan menghadapi kekuatan asing dengan seluruh kekuatannya."
Imam Khomeini qs

Quds adalah kiblat dan haram (tempat suci) kedua umat Islam dunia. Tanah air dan tumpah darah jutaan penduduk asli muslimin Palestina dimana telah dirampas oleh penjajah dunia rejim Zionis pada tahun 1948 dengan mengusir mereka (penduduk Palestina) keluar dari tanah airnya dan kemudian menjajah tanah Quds.

Sejak awal kejahatan ini, sejak awal tahun penjajahan itu, rejim Zionis telah mengahadapi pertahanan masyarakat muslimin Palestina, penentangan muslimin dunia, manusia pembela kebebasan dan mereka yang terbuka hatinya dengan berbagai pola dan bentuknya, mulai dari bersenjata hingga politik. Begitu juga dengan muslimin Iran selah kemenangan Revolusi Islamnya, telah meletakkan pembebasan Palestina dari hutan penjajahan didalam sistim pemerintahannya. Setiap tahun menjadikan hari Quds sebagai hari penentangan pada penjajah sejarah.

Setelah kemenangan Revolusi Islam, pada kesempatan pertama Imam Khomeini qs telah menetapkan hari Quds untuk menjadikan sensitifitas dunia Islam demi menentukan nasib dan kebebasan Quds dari tangan rejim Zionis, dengan membuat satu ketetapan. Imam dalam pesan yang ditetapkannya pada 16 Murdad 1358 S bertepatan dengan 16 Ramadhan 1399 H, ditujukan kepada Muslimin dunia dengan ketetapan:

Bismillahi ar Rahman ar Rahim. Saya sudah bertahun tahun, menerikkan kepada muslimin tentang bahaya Israil penjajah, dan sekarang,pada hari hari ini (Isreal) menyerang dan membunuh dengan buas saudara dan saudari Palestina, terutama di Selatan Libanon, dengan maksud hendak menghancurkan para pejuang Palestina, rumah dan temapt tinggal mereka dibom.

Saya mengharapkan semua muslimin dunia dan negara negara Islam untuk memutuskan tangan pencuri (Zionis) dan pendukungnya. Untuk dukungan ini, saya mengajak semua muslimin dunia untuk menjadikan akhir hari jum'at bulan Ramadhan yang juga sebagai hari Qadr, untuk juga menjadikannya sebagai penentu nasib bagi rakyat Palestina, dengan menentukannya sebagai "Hari Quds". Ditetapkan sebagai peringatan tahunan kebersamaan internasional muslimin dalam mendukung hak legal rakyat muslimin Palestina. Saya berdoa kepada Allah semoga muslimin menang terhadap orang kafir." Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ruhullah Musawi al Khomeini.

Dengan munculnya pesan Imam ini, terbit juga cahaya harapan dihati orang orang tertindas Palestina. Membuat para pengungsi dan pejuang lebih keras dan kuat lagi dalam bertindak menghadapi rejim penjajah Quds dan Amerika penguasa dunia.Pesan Imam ini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pejuangan bangsa Palestina.

Jangan dilupakan bahwa al Quds adalah tanah suci bagi semua agama Ilahi. Quds adalah tempat ibadah nabi dalam mi'rajnya dan juga menjadi kiblat pertama bagi muslimin dunia. Rejim Zionis sebenarnya tidak hanya akanpuas dengan dapat menjajah daerah masjidil Aqsa, tapi juga sebagaimana selalu dinyatakan oleh para pemimpin mereka, selalu berusaha untuk mengembangkan cita citanya dengan menguasai daerah dari Nil hingga Furat. Hingga sekarang mereka belum surut dari keinginan ini. Walaupun harapan yang disampaikan oleh pembentuk Zionisme sudah berjalan dua abad, hingga sekarangpun, ketenangan didalam tapal batas Palestinapun mereka belum mendapatkan ketenangan. Dalil yang jelas dari semua ini adalah karena adanya ketegaran pertahanan para pejuang Palestina. Bangsa yang masih tetap memerlukan bantuan dan dukungan dari semua muslimin dunia. Hari Quds adalah merupakan bentuk dukungan global bagi masayarakt tertindas Palestina.

Ada beberapa ungkapan Imam Khomeini qs tentang hari Quds:

* "Hari Quds adalah hari peringatan bagi para intelektual yang bekerja dibawah tabir dangan Amerika dan antek yang berhubungan dengan Amerika. Peringatan bagi mereka kalau saja mereka tidak menghentikan tidakan ingin tahu mereka,maka mereka akan kalah!... Hari Quds adalah hari peringantan bagi adikuasa agar menghentikan tindakannya terhadap orang orang tertindas, dan berdiri pada posisinya. . . .Hari Quds adalah hari Islam. Hari Quds adalah hari dimana Islam harus dihidupkan dan kita akan menghidupkkannya, dan hukum Islam harus dijalankan diseluruh negara Islam. Hari Quds adalah hari dimana kita memperingatkan kepada adikuasa bahwa Islam tidak ada dibawah kekuasaan kalian, melalui antek kalian yang jahat. Hari Quds adalah hari kehidupan Islam."

* "Hari Quds adalah hari dunia, Hari yang bukan hanya dikhususkan untuk Quds saja.Hari berhadapnnya kaum tertindas dengan penindas. Hari berhadapnnya bangsa yang tertindas dibawah kedhaliman Amerika dan selain Amerika, berhadapan dengan adikuasa. Hari dimana kaum tertindas harus siap menghadapi para penindas, dan memukul jatuh hidung penindas.. . Hari dmana terdapt nilai jelas antara munafiin dan meta'ahidin (berpegang dengan janjinya).Muta'ahidin menjadikan hari Quds sebagai hari usaha semaksimal mungkin, dan munafiqin - mereka yang yang mengenal adikuasa dibawah tabir dan menjadikan Israel sebagai kawan- pada hari ini mereka tidak menentu, tidak memberkan izin masyarakat untuk berdemonstrasi. Hari Quds adalah hari dimana kaum mustathafin (tertindas) harus menentukan nasibnya, kaum mustah'afin harus menyatakan keberadaaanya dihadapan adikuasa (penindas)."

* "Kaum tertindas (mustath'afin) dunia harus melihat nilai Islamnya, dan harus melepaskan dirinya dari ketergantungan dengan timur dan barat. Harus berdiri dengan yakin kepada Allah dan tawakal dengan kekuatan Islam dan iman. Memutuskan tangan para penindas dari negaranya. Menjadikan pembebasan Quds dan Palestina sebagai agenda kerjanya. Melepaskan dari semua ikatankehinaan rejim Zionis dan Amerika. Menghidupakan selalu hari Quds!.Dengan menghidupkan hari ini, kita berharap ketidak tentuan akan berakhir dan kealpaan akan hilang."

* "Muslimin harus mendukung Libanon dan Quds. Muslimin dunia harus menjadikan hari Quds sebagai hari semua muslimin tapi hari semua kaum tertindas (mustath'afin) dan dati titik sensitif itu akan dapat menghadapi adikuasa dan penindas dunia sehingga kaum tertinda dapat lepas dari injakan kaki adikuasa."

* "Hari Quds adalah satu hari Islam dan hari mobilisasi umum Islami.Saya berharap ini akan menjadi permulaan "partai kaum tertindas" (hizb mustath'afin) di seluruh dunia. . .". [IslamTimes/R]

kode topik : 11832
kirimkan topik ini kepada kawan
kirimkan topik ini kepada kawan
terima file dimaksud
terima file dimaksud
ruang terkait
ruang terkait
adres email :
pandangan anda :
tunjuk alamat email