Monday 27 February 2012 01:00
Share/Save/Bookmark
Iran vs Hegemoni Global
Untuk Serang Iran, AS Gunakan Pangkalan Militernya di Yaman
Islam Times- "Manas sebagai pusat transit memberikan kontribusi yang berarti terutama untuk menstabilkan dan mengamankan Afghanistan dan hanya akan digunakan untuk keperluan itu,"
Untuk Serang Iran, AS Gunakan Pangkalan Militernya di Yaman

Duta Besar Amerika serikat (AS) untuk Rusia, Michael McFaul menepis kemungkinan pihaknya akan menggunakan pangkalan militernya di Manas, Kirgistan terkait konflik dengan Iran, terutama jika terjadi opsi penyerangan. Press Tv melaporkan.

"Manas sebagai pusat transit memberikan kontribusi yang berarti terutama untuk menstabilkan dan mengamankan Afghanistan dan hanya akan digunakan untuk keperluan itu," tulis McFaul dalam Twitter, Ahad (26/2).

Pernyataan itu disampaikan McFaul terkait tudingan juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Alexander Lukashevich pada Rabu kemarin. Ketika itu, Lukashevich mengatakan bahwa AS akan menggunakan pangkalan militer di Manas, dekat ibukota Kirgistan, Bishkek untuk menyerang Iran.

Lukashevich juga mengingatkan AS bahwa kemungkinan menyerang Iran dan jika Teheran membalas akan meningkatkan kekhawatiran di Asia tengah.

Sebelumnya pada pertemuan Senin kemarin, dengan delegasi AS yang dipimpin Deputi Asisten menteri untuk urusan Asia dan Selatan, Susan Elliot, Presiden Kirgistan, Almazbek Atambaev menegaskan, tidak akan ada lagi tentara asing di pangkalan udara Manas pada 2014 mendatang.

Alasan Amerika yang menepis kemungkinan menggunakan pangkalan militernya di Manas cukup beralasan, sebab dilaporkan Amerika Serikat sudah membangun pangkalan militer "sementara" di pulau Socotra, Yaman. Socotra terletak 80 kilometer sebelah timur Tanduk Afrika dan 380 kilometer tenggara pantai Yaman, berada di posisi garis melintang antara Laut Merah dan Teluk Aden. Pangkalan strategis buat menyerang Iran, karena jika ada balasan serangan balik dari Iran, efeknya adalah terotorial Saudi Arabia.

Pangkalan raksasa itu sudah dibagun sejak tahun 2010. Berbagai afsilitas dipersiapkan, diantaranya fasilitas untuk kapal selam, pusat komando intelijen, dan landasan lepas landas pesawat siluman.

Bahkan pangkalan militer berserta fasilitas didalamnya dirahasiakan dan tidak pernah disebutkan dalam katalog daftar sarana militer AS di belahan dunia. Pangkalan itu meliputi Jebel Ali dan al-Dahfra di Uni Emirat, Arifjan di Kuwait, dan al-Udeid di Qatar. [Islam Times/on/Presstv]

kode topik : 141092
kirimkan topik ini kepada kawan
kirimkan topik ini kepada kawan
terima file dimaksud
terima file dimaksud
ruang terkait
ruang terkait
adres email :
pandangan anda :
tunjuk alamat email