Islam Times 14 Apr 2021 212021000000Wed, 14 Apr 2021 21:03:23 -0400 21:03 https://www.islamtimes.org/id/news/927216/iran-menentang-campur-tangan-asing-dalam-urusan-negara-negara-kawasan -------------------------------------------------- Title : Iran Menentang Campur Tangan Asing Dalam Urusan Negara-negara Kawasan -------------------------------------------------- IslamTimes- Dalam percakapan telepon yang diadakan pada hari Rabu dengan Presiden Irak Barham Salih, Rouhani menyuarakan dukungan Republik Islam untuk stabilitas, keamanan dan kemerdekaan serta integritas wilayah Irak. Text : Dalam pembicaraan telepon dengan mitranya dari Irak, Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bahwa Iran menentang campur tangan asing dalam urusan internal negara-negara di kawasan tersebut. Dalam percakapan telepon yang diadakan pada hari Rabu dengan Presiden Irak Barham Salih, Rouhani menyuarakan dukungan Republik Islam untuk stabilitas, keamanan dan kemerdekaan serta integritas wilayah Irak. "Memperkuat martabat, otoritas dan kemerdekaan Irak serta mempromosikan status regional dan internasional negara ini sangat penting bagi kami," katanya. Rouhani menyebut Irak sebagai teman baik dan tetangga Iran dan menekankan perlunya mengembangkan dan memperdalam hubungan kedua negara di segala bidang, terutama kerja sama ekonomi dan perdagangan. "Teheran dan Baghdad dapat memainkan peran penting dalam perkembangan regional dengan mengembangkan kerja sama bilateral dan regional." Menyatakan bahwa Iran menganggap keamanan Irak sebagai keamanannya sendiri, Rouhani menambahkan, "Kami menentang campur tangan asing dalam urusan dalam negeri Irak dan menganggapnya merugikan negara ini dan seluruh kawasan, dan kami percaya bahwa keamanan kawasan harus disediakan oleh negara kawasan itu sendiri. " Presiden Iran mengatakan bahwa Amerika memiliki standar ganda dalam perang melawan terorisme dan tindakan mereka di perbatasan Irak-Suriah adalah ambigu, menambahkan, "Amerika selalu memainkan peran yang merusak di wilayah tersebut, dan kehadiran pasukan Amerika di wilayah tersebut tidak membantu membangun perdamaian dan stabilitas. "(IT/TGM)