Islam Times 6 Jan 2022 112022000000Thu, 06 Jan 2022 11:52:22 +0330 11:52 https://www.islamtimes.org/id/news/972252/barham-salih-suleimani-membantu-irak-dalam-melawan-isil-di-saat-saat-penting -------------------------------------------------- Irak dan Syahid al Quds: Title : Barham Salih: Suleimani Membantu Irak dalam Melawan ISIL di Saat-saat Penting -------------------------------------------------- IslamTimes - Pada saat yang sulit dan kritis, Martir Suleimani membantu Irak di dalam perang melawan terorisme, kata Presiden Irak Barham Salih. Text : Unit Mobilisasi Populer (PMU) Irak, juga dikenal sebagai Hashd al-Sha abi, mengadakan upacara peringatan peringatan kesyahidan kedua Letnan Jenderal Qassem Suleimani di Baghdad. Upacara tersebut dihadiri oleh utusan Iran untuk Irak Iraj Masjedi, presiden Irak, Barham Salih, kepala pasukan Hashd al-Shaabi Faleh al-Fayadh serta beberapa pejabat tinggi Irak. Berbicara pada upacara pada hari Rabu (5/1), presiden Irak memuji peran martir Suleimani dalam perang melawan terorisme. Pada saat yang sulit dan kritis, Martir Suleimani membantu Irak di jalan perang melawan terorisme, katanya. “Pada kesempatan peringatan kesyahidan para komandan kemenangan, kami sekali lagi memperingati kekalahan mereka dari kelompok teroris ISIL di Irak”, tambahnya. Nouri al-Maliki, mantan Perdana Menteri Irak juga mengatakan bahwa berkat jasa Jenderal Suleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis, angkatan bersenjata Irak dan pasukan PMU mampu mengatasi terorisme takfiri di Irak. Apa yang dilakukan Jenderal Suleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis dalam perang melawan terorisme, membuka jalan bagi semua negara bebas dan bermartabat yang menghadapi terorisme, kata al-Maliki, seraya menambahkan bahwa semua negara harus belajar dari pengalaman rakyat Irak dalam membebaskan negara mereka dari teroris. Menteri pertahanan Irak, Juma Inad juga mengatakan bahwa Komandan Kemenangan melakukan pekerjaan yang paling berharga dan memainkan peran aktif dalam membebaskan Irak dari terorisme ISIL. Menurutnya, Jenderal Suleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis menghabiskan malam-malam yang sulit di medan perang di mana musuh telah menduduki sepertiga Irak. Othman al-Ghanmi, Menteri Dalam Negeri Irak juga membacakan pernyataan atas nama Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi, mengatakan bahwa kejahatan pembunuhan Jenderal Suleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis tidak akan dilupakan dalam sejarah dan itu akan menginspirasi semua negara pencari kebebasan di dunia. [IT/r]