Islam Times 16 Jan 2021 032021000000Sat, 16 Jan 2021 03:10:53 -0500 3:10 https://www.islamtimes.org/id/news/910421/penjaga-as-diizinkan-menggunakan-kekuatan-mematikan-terhadap-massa-pro-trump -------------------------------------------------- Title : Penjaga AS Diizinkan Menggunakan Kekuatan Mematikan Terhadap Massa Pro-Trump -------------------------------------------------- IslamTimes- Pasukan Penjaga di sana hingga saat ini telah melakukan peran dukungan tak bersenjata, seperti mengarahkan lalu lintas dan dukungan logistik untuk membebaskan lebih banyak petugas penegak hukum sipil guna membantu melindungi Capitol dan situs sensitif lainnya di DC. Itu akan berubah dengan otorisasi baru. Text : Pasukan Pengawal Nasional AS yang bersiap untuk demonstrasi pro-Trump akhir pekan ini di ibu kota AS akan dipersenjatai dan diizinkan menggunakan kekuatan mematikan, kata markas besar yang mengawasi mereka. Otorisasi tersebut menandai peningkatan yang mencolok dalam cara pihak berwenang di sana bersiap untuk kekerasan berulang setelah massa mematikan minggu lalu, The US News melaporkan. "Pada 12 Januari 2021, Pengawal Nasional diberi otorisasi untuk dipersenjatai untuk mendukung Kepolisian Capitol AS untuk melindungi Capitol AS dan masing-masing anggota Kongres dan staf mereka," menurut pernyataan dari Pengawal Nasional DC, yang menyatakan komando pasukan Garda di kota, termasuk unit yang dikerahkan dari enam negara bagian lain, untuk memberikan keamanan bagi pelantikan Presiden terpilih Joe Biden minggu depan. Seorang pejabat pertahanan mengkonfirmasi otorisasi tersebut termasuk izin bagi pasukan Garda untuk menggunakan kekuatan mematikan. Pasukan Penjaga di sana hingga saat ini telah melakukan peran dukungan tak bersenjata, seperti mengarahkan lalu lintas dan dukungan logistik untuk membebaskan lebih banyak petugas penegak hukum sipil guna membantu melindungi Capitol dan situs sensitif lainnya di DC. Itu akan berubah dengan otorisasi baru. "Pengawal dilatih dalam penggunaan kekuatan yang mematikan dan kurang mematikan, teknik de-eskalasi, serta penggunaan peralatan pelindung. Ini adalah standar untuk misi tanggap gangguan sipil," menurut pernyataan itu. "Garda Nasional dengan bangga mendukung Dinas Rahasia, Kepolisian Capitol AS dan Polisi Taman yang memimpin upaya keamanan selama acara Pelantikan Presiden ke-59." Pergeseran tiba-tiba dalam otoritas berfungsi sebagai contoh terbaru dari tanggapan keamanan terhadap pengepungan mematikan minggu lalu di Capitol. Massa pendukung Presiden Donald Trump menyerbu gedung dan menunda sertifikasi Kongres atas kemenangan pemilihan Biden tak lama setelah presiden menutup rapat umum kira-kira satu mil jauhnya di National Mall.(IT/TGM)