Islam Times 19 Sep 2022 032022000000Mon, 19 Sep 2022 03:36:33 +0430 3:36 https://www.islamtimes.org/id/news/1015057/juru-bicara-putin-menasihati-biden-tentang-garis-merah-nuklir-rusia -------------------------------------------------- Rusia - AS: Title : Juru Bicara Putin Menasihati Biden tentang Garis Merah Nuklir Rusia -------------------------------------------------- IslamTimes - Presiden AS Joe Biden telah memperingatkan Presiden Rusia Vladimir Putin agar tidak memikirkan penggunaan senjata nuklir di Ukraina, sementara juru bicara Putin menasihati Washington tentang "garis merah" nuklir Moskow. Text : Rusia dalam berbagai kesempatan sebelumnya menyatakan bahwa mereka tidak mempertimbangkan penggunaan senjata nuklir di Ukraina Biden mengatakan pada hari Jumat (16/9) bahwa Moskow akan menjadi paria global jika menggunakan senjata pemusnah massal di bekas negara Soviet itu. Dalam sebuah wawancara dengan outlet media AS, Biden ditanya apa pesannya kepada Putin jika dia merasa cara terbaik untuk beroperasi di Ukraina adalah menggunakan senjata nuklir atau kimia untuk melawan pasukan Kiev. Presiden AS menjawab "jangan, jangan, jangan", menambahkan bahwa keputusan seperti itu akan "mengubah wajah perang tidak seperti apa pun sejak Perang Dunia Kedua". Jika Rusia meluncurkan serangan nuklir atau kimia ke Ukraina, itu akan "menjadi lebih paria di dunia daripada sebelumnya," dan tanggapan Amerika akan tergantung "pada sejauh mana apa yang mereka lakukan," kata Biden dalam wawancara dengan Berita CBS. Balasan Kremlin Menanggapi peringatan Biden, juru bicara Putin Dmitry Peskov memberi wartawan jawaban singkat ini pada hari Sabtu (17/9), “Baca doktrinnya. Semuanya tertulis di sana,” lapor RIA Novosti. Doktrin nuklir Rusia memungkinkan negara untuk menggunakan nuklir dalam dua kondisi. Pertama, ketika “Rusia atau sekutunya [sedang diserang] dengan penggunaan senjata pemusnah massal,” dan kedua, “ketika keberadaan negara berada di bawah ancaman.” Sementara itu, pasukan nuklir Rusia tetap dalam siaga tinggi. Namun, Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu bulan lalu memberikan jaminan bahwa dari sudut pandang militer Rusia “tidak perlu” menggunakan senjata nuklir di Ukraina. Pada 16 Agustus 2022, Shoigu bersikeras bahwa pasukan Rusia tidak perlu “menggunakan senjata nuklir di Ukraina untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.” “Tujuan utama senjata nuklir Rusia adalah untuk mencegah serangan nuklir,” dia meyakinkan.[IT/r]