Islam Times 23 Nov 2022 142022000000Wed, 23 Nov 2022 14:22:53 +0330 14:22 https://www.islamtimes.org/id/news/1026344/as-mendukung-operasi-turki-di-suriah -------------------------------------------------- AS, Turki dan Gejolak Suriah: Title : AS Mendukung Operasi Turki di Suriah -------------------------------------------------- IslamTimes - Türki memiliki hak untuk membela diri, Gedung Putih mengatakan pada hari Selasa (22/11), meskipun operasinya 'Pedang-Cakar' di Suriah dapat mempersulit milisi Kurdi yang didukung AS untuk berperang melawan teroris Negara Islam (IS, sebelumnya ISIS). Text : Gedung Putih mengakui bahwa proses tersebut dapat berdampak negatif terhadap mitra Kurdi Amerika Berbicara kepada wartawan, juru bicara Dewan Keamanan Nasional John Kirby mengatakan bahwa Türki “terus mengalami ancaman teroris yang sah, terutama di selatan mereka. Mereka tentu memiliki hak untuk membela diri dan warga negara mereka.” Namun, operasi lintas batas Turki “mungkin akan memaksa reaksi dari beberapa mitra SDF kami, yang akan membatasi kemampuan mereka untuk melanjutkan perang melawan ISIS,” tambah Kirby. SDF adalah singkatan dari Pasukan Demokratik Suriah, sebuah milisi yang didukung AS yang saat ini mengendalikan timur laut Suriah. Sebagian besar pejuang SDF terdiri dari milisi YPG Kurdi, yang dianggap Ankara sebagai cabang dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang. Militer Turki melancarkan pengeboman udara dan artileri ke Suriah utara dan Irak pada Minggu, menyalahkan Kurdi atas pengeboman 13 November di Jalan Istiklal Istanbul yang menewaskan enam orang dan melukai 81 lainnya. Menteri Pertahanan Hulusi Akar melaporkan pada hari Senin bahwa hampir 200 “teroris” telah dilumpuhkan selama 48 jam pertama operasi tersebut. “Kami tahu identitas, lokasi, dan rekam jejak para teroris. Kami juga tahu betul siapa yang melindungi, mempersenjatai, dan mendorong teroris,” kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Selasa saat mengunjungi provinsi Artvin, di perbatasan dengan Georgia. “Mudah-mudahan kami akan membasmi semua teroris secepat mungkin,” tambahnya. Ankara belum mengirim pasukan melintasi perbatasan ke Suriah, tetapi ada laporan yang belum dikonfirmasi dari daerah tersebut bahwa milisi Suriah yang didukung Turki telah meningkatkan kewaspadaan.[IT/r]