Islam Times 27 Sep 2022 072022000000Tue, 27 Sep 2022 07:30:43 +0330 7:30 https://www.islamtimes.org/id/news/1016328/putin-barat-seharusnya-memperlakukan-rusia-dan-belarus-dengan-hormat -------------------------------------------------- Rusia - Eropa: Title : Putin: Barat Seharusnya Memperlakukan Rusia dan Belarus dengan Hormat  -------------------------------------------------- IslamTimes - Rusia dan Belarus adalah negara-negara yang siap untuk bekerja dengan Barat tetapi hanya jika ada rasa saling menghormati, presiden Vladimir Putin dan Alexander Lukashenko setuju selama pertemuan tatap muka di Sochi pada hari Senin (26/9). Text : Para pemimpin kedua negara bersama-sama mengatakan mereka tidak akan mentolerir "penghinaan" Berbicara di saluran tv Rossiya 24, Lukashenko mengatakan dia yakin masa depan Barat terletak pada Rusia, yang memiliki “semua yang mereka butuhkan.” Di sisi lain, tambahnya, Barat memiliki hal-hal yang dibutuhkan dan ingin dibeli oleh Rusia dan Belarusia, termasuk teknologi tertentu. “Apa lagi yang mereka inginkan? Mereka hanya perlu membuat keputusan yang bertanggung jawab,” katanya. Putin setuju dengan pemimpin Belarusia itu, bersikeras bahwa Barat harus “memperlakukan kami dengan hormat.” “Tanpa itu, kami bahkan tidak akan berbicara dengan mereka. Tidak ada yang akan mentolerir penghinaan," lanjut Lukashenko, mencatat bahwa baik Moskow dan Minsk terbuka untuk bekerja dengan mereka yang ingin hidup berdampingan, membangun hubungan berdasarkan rasa saling menghormati. Pemimpin Rusia sebelumnya telah menyarankan bahwa Barat pada dasarnya mengobarkan perang hibrida melawan Moskow dan ingin "melemahkan, memecah belah, dan akhirnya menghancurkan" Rusia. Dalam pidato yang disiarkan televisi minggu lalu, Putin mengklaim bahwa negara-negara Barat secara terbuka mengakui bahwa mereka “berhasil memecah Uni Soviet pada tahun 1991” dan sekarang bertujuan untuk “memecah Rusia menjadi banyak wilayah yang akan saling menyerang.” Sebagai sarana untuk tujuan itu, Putin mengklaim Barat telah dengan sengaja mendorong sentimen Russophobia di negara-negara seperti Ukraina, di mana dia menuduh AS dan sekutunya memasang pemerintahan yang bermusuhan dan mengubah rakyat Ukraina menjadi umpan meriam dengan mendorong mereka ke dalam perang. Rusia. Putin juga telah memperingatkan para pemimpin Barat yang secara terbuka menyerukan kekalahan militer Rusia bahwa Moskow siap menggunakan segala cara untuk mempertahankan diri dan memastikan integritas teritorialnya. Presiden AS Joe Biden telah menyerang balik Putin, menuduhnya "membuat ancaman nuklir yang tidak bertanggung jawab untuk menggunakan senjata nuklir."[IT/r]