Islam Times 18 Oct 2019 162019000000Fri, 18 Oct 2019 16:34:33 -0400 16:34 https://www.islamtimes.org/id/news/822782/jepang-akan-kirim-pasukan-bela-diri-ke-selat-hormuz -------------------------------------------------- Title : Jepang akan Kirim Pasukan Bela Diri ke Selat Hormuz -------------------------------------------------- Islam Times - Jepang akan mengirim pasukan bela diri ke Selat Hormuz namun tidak akan bergabung dengan koalisi AS untuk melindungi kapal-kapal komersial yang melewati jalur perairan Timur Tengah, lapor surat kabar Asahi pada Jumat, 18/10/19. Text : Sebelumnya, media Jepang melaporkan, Jepang tidak akan bergabung dengan koalisi seperti itu karena hubungan ekonominya yang erat dengan Iran, sebagai produsen minyak penting. Jepang tidak akan bergabung dengan Amerika Serikat dalam misi keamanan untuk melindungi kapal dagang yang melewati jalur perairan Timur Tengah dan sebagai gantinya akan mempertimbangkan untuk mengerahkan militernya secara mandiri, demikian surat kabar Yomiuri melaporkan pada awal September. "Misi semacam itu adalah mengumpulkan informasi di wilayah tersebut berdasarkan ketentuan mengenai kegiatan survei, dan penelitian berdasarkan Undang-Undang Pembentukan Kementerian Pertahanan. Pemerintah diperkirakan akan membuat keputusan akhir tentang pengiriman setelah pertemuan Majelis Umum PBB di New York akhir bulan ini," tulis laporan itu. AS memimpin misi di Teluk Persia, yang dikenal sebagai Konstruksi Keamanan Maritim Internasional (IMSC). AS telah meminta sekutunya untuk bergabung dengan inisiatif ini. Kerajaan Inggris, Bahrain, Australia, Arab Saudi dan UEA saat ini adalah negara lain yang bergabung dengan AS di Selat Hormuz, tetapi Inggris meminta sekutu Eropa bergabung dengan misi untuk melindungi jalur pelayaran. Sekutu-sekutu penting Washington, Jerman dan Jepang menolak untuk bergabung, sementara Prancis menyatakan keberatan dengan inisiatif provokatif AS itu. Pada 6 Agustus, Menteri Luar Negeri rezim Israel Israel Katz mengatakan, mereka akan menjadi bagian dari koalisi anti-Iran yang dipimpin AS. Iran bereaksi terhadap pengumuman itu dan memperingatkan Washington dan Tel Aviv akan bertanggung jawab atas konsekuensi dari keputusan semacam itu. Tehran mengutuk upaya AS pembentukan koalisi itu dan menegaskan negara-negara regional dapat memberikan keamanan kawasan melalui kerja sama regional dan tanpa perlu pasukan asing. [IT/Onh]