Islam Times 20 Nov 2022 102022000000Sun, 20 Nov 2022 10:09:38 +0330 10:09 https://www.islamtimes.org/id/news/1025689/chp-tugas-pertama-oposisi-jika-berkuasa -------------------------------------------------- Title : CHP: Tugas Pertama Oposisi, Jika Berkuasa -------------------------------------------------- Islam Times - Salah satu hal pertama yang harus dilakukan oleh aliansi oposisi jika berkuasa adalah menjalin kontak dengan pemerintah Suriah untuk mengembalikan 3,6 juta warga Suriah ke negara asal mereka, kata pemimpin Partai Rakyat Republik (CHP).  Text : “Sebagai Aliansi Bangsa, ketika kami berkuasa, satu hal pertama yang akan kami lakukan adalah bertemu dengan pemerintah Suriah yang sah dan membuka kedutaan bersama,” kata pemimpin CHP Kemal Kılıçdaroğlu pada pertemuan di Kilis, provinsi Anatolia tenggara di Perbatasan Suriah, pada Kamis 17/11 seperti dilaporkan Hurriyet Daily. Pemimpin sosial demokrat itu mengadakan tur dua hari di Gaziantep dan Kilis, dua provinsi yang menampung banyak warga Suriah.  Turki menampung sekitar 4,5 juta migran dan mereka harus kembali ke negara mereka.  Kılıçdaroğlu berkata, “Kami harus membangun rumah, jalan, sekolah, rumah sakit untuk warga Suriah yang akan kembali ke negara mereka. Bagaimana kami akan melakukan semua ini? Konstruktor kami akan membangun semuanya dengan dana yang akan disediakan oleh Uni Eropa.” Infrastruktur sangat penting tetapi keamanan hidup warga Suriah juga harus dijamin, pemimpin CHP menekankan. “Untuk ini, sebuah protokol akan ditandatangani dengan pemerintah [Suriah] yang sah. PBB juga akan terlibat, jika diperlukan. Keamanan hidup dan properti semua akan terjamin,”  lanjutnya. Kılıçdaroğlu mengenang bahwa banyak pengusaha Turki memiliki bisnis dan pabrik di Suriah sebelum perang saudara. Dia mengatakan, “Kami akan meminta pembukaan kembali pabrik-pabrik ini. Kami akan meminta untuk memulai produksi. Kami akan mengirimkan bahan mentah dari sini dan produk akan dijual di sini. Perdagangan akan menguat. Baik orang Suriah maupun Turki akan memperoleh keuntungan; wilayah juga demikian.” “Tidak ada yang boleh melupakan ini: Negara terkuat di kawasan ini adalah Turki dan Turki dapat memimpin semua perkembangan ekonomi di kawasan ini,” tandasnya.[IT/AR]