Islam Times 27 Dec 2021 172021000000Mon, 27 Dec 2021 17:51:39 +0330 17:51 https://www.islamtimes.org/id/news/970562/maduro-dunia-harus-angkat-suara-untuk-mengutuk-pembunuhan-jenderal-suleimani -------------------------------------------------- Iran - Venezuela: Title : Maduro: Dunia Harus Angkat Suara untuk Mengutuk Pembunuhan Jenderal Suleimani -------------------------------------------------- IslamTimes - Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan masyarakat internasional harus menyatakan kecaman keras atas pembunuhan komandan anti-teror Iran Jenderal Qassem Suleimani tahun 2020, yang menjadi martir dalam serangan pesawat nir awak AS di Irak Januari lalu. Text : Berbicara dalam sebuah wawancara eksklusif dengan jaringan berita televisi berbahasa Arab al-Mayadin Lebanon, Maduro mengecam pembunuhan AS sebagai kejahatan yang mengerikan. “Apakah ini benar-benar dunia yang kita inginkan, di mana Gedung Putih mengeluarkan perintah untuk membunuh seorang pahlawan perjuangan melawan terorisme di Irak, Suriah, dan Lebanon?” tanya Maduro. Jenderal Suleimani, komandan Pasukan Quds Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran, dibunuh di dekat Bandara Internasional Baghdad pada 3 Januari 2020, dalam serangan pesawat nir awak yang diperintahkan langsung oleh mantan presiden AS Donald Trump. Rekan Suleimani, termasuk Abu Mahdi al-Muhandis, wakil komandan Unit Mobilisasi Populer (PMU) Irak, juga menjadi martir dalam serangan itu. Pembunuhan jenderal Iran menyoroti perlunya mengusir semua pasukan AS dari Irak, dengan kelompok-kelompok perlawanan Irak mengejar tujuan itu sejak saat itu. “Jenderal Suleimani adalah orang yang tersenyum dan optimis. Saya bersyukur kepada Tuhan karena pernah bertemu dengannya,” kata presiden Venezuela, mengingat bahwa Suleimani mengunjungi Caracas antara Maret dan April 2019. “Kami berada di tengah krisis listrik yang diatur oleh imperialis terhadap jaringan listrik nasional Venezuela. Kami melakukan pembicaraan di beberapa bidang kerja sama, termasuk listrik,” katanya, menekankan bahwa semua hal yang dibahas kemudian ditindaklanjuti. “Dia memerangi terorisme dan penjahat biadab, yang menyerang orang-orang biasa dan Poros Perlawanan. Dia adalah pria pemberani,” tegas Maduro. Presiden Venezuela akan mengunjungi Iran segera Maduro juga mengatakan hubungan negara Amerika Selatannya dengan Republik Islam selalu sangat baik. Presiden Venezuela mengatakan dia telah menyetujui beberapa perjanjian kerja sama baru dengan timpalannya dari Iran, Presiden Ebrahim Raeisi. Dia menjelaskan bahwa komisi bersama sedang mengerjakan proyek-proyek baru, menambahkan bahwa dia akan segera mengunjungi Iran untuk menyelesaikan kesepakatan baru. “Saya akan segera pergi ke Teheran, untuk kunjungan yang ditawarkan Presiden Raisi kepada saya, sehingga kami bertemu secara langsung, untuk mengadakan percakapan dan menandatangani perjanjian baru … dan mempercepat proses kerja sama,” kata Maduro. Presiden Venezuela juga menghormati Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Sayyid Ali Khamenei sebagai orang yang sangat arif dan bijaksana. Pada bulan Oktober, Raeisi memuji hubungan Iran-Venezuela yang berkembang dan bersahabat, dengan mengatakan Teheran bertekad untuk meningkatkan hubungannya dengan negara-negara berkembang, terutama negara-negara yang berusaha mempertahankan kemerdekaan mereka. “Amerika Latin, khususnya Venezuela, berada di puncak prioritas ekonomi, diplomatik Republik Islam, dan kami bertekad untuk memperluas hubungan kami dengan negara-negara ini,” kata Raeisi dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Venezuela Felix Plasencia di Teheran pada 18 Oktober. Presiden Iran menekankan perlunya memperluas hubungan Tehran-Caracas di berbagai bidang dan menggarisbawahi pentingnya memiliki “rencana jangka panjang yang jelas” untuk memperkuat hubungan bilateral secara maksimal. [IT/r]