Islam Times 4 Jul 2022 122022000000Mon, 04 Jul 2022 12:24:51 +0430 12:24 https://www.islamtimes.org/id/news/1002611/3-dekade-berlalu-iran-menunggu-permintaan-maaf-dari-as-atas-jatuhnya-pesawat-penumpang -------------------------------------------------- Iran vs Hegemoni Global: Title : 3 Dekade Berlalu, Iran Menunggu Permintaan Maaf dari AS atas Jatuhnya Pesawat Penumpang -------------------------------------------------- IslamTimes - Setiap tahun pada akhir Juni dan awal Juli, para aktivis Iran berkumpul untuk memperingati apa yang mereka sebut sebagai Pekan Hak Asasi Manusia Amerika untuk menceritakan contoh-contoh pelanggaran hak asasi AS di Iran. Text : Peristiwa selama seminggu itu menandai serangkaian insiden tragis yang semuanya terjadi dalam kerangka waktu yang sama, menewaskan ratusan orang Iran di tahun-tahun awal setelah kemenangan Revolusi Islam 1979. Aktivis hak mengatakan dalam semua contoh itu, jejak kaki AS dapat dilacak. Salah satu insiden paling tragis adalah penembakan jatuh sebuah pesawat Iran pada 1988 oleh angkatan laut AS, yang menewaskan semua 290 orang di dalam pesawat yang hancur itu. Lebih dari tiga dekade berlalu dan Iran masih menunggu permintaan maaf dari Washington. Aktivis HAM percaya bahwa AS tidak meninggalkan standar ganda mengenai HAM. Pekan Hak Asasi Manusia Amerika juga menandai pengeboman markas besar partai Republik Islam Iran tahun 1981, yang dilakukan oleh organisasi teroris Mojahedin-e Khalq yang tangguh, yang dikenal sebagai MKO. Tujuh puluh tiga pejabat terkemuka, termasuk Ketua Kehakiman saat itu, Ayatollah Mohammad Beheshti tewas dalam ledakan itu. Republik Islam mengatakan MKO bertanggung jawab atas pembunuhan 12.000 warga Iran dalam serangan teror. Pada tahun 2012, AS dan Eropa menghapus MKO sebagai entitas teroris dan sejak itu, mereka telah mengambil bagian dalam pertemuan puncak tahunan kelompok teror di Paris. Pemboman kimia 1987 kota Sardasht Iran adalah insiden lain yang jatuh pada periode yang sama dalam kalender Iran. Senjata kimia Irak dilaporkan diproduksi menggunakan bahan yang dipasok oleh AS dan negara-negara Barat lainnya. Aktivis mengatakan Washington sejauh ini mengabaikan kejahatannya di Iran, dan itulah sebabnya mereka menandai Pekan Hak Asasi Manusia Amerika setiap tahun untuk menyerang AS dan mempertanyakan pendekatan selektifnya terhadap hak asasi manusia.[IT/r]