Islam Times 17 Mar 2023 132023000000Fri, 17 Mar 2023 13:21:08 +0330 13:21 https://www.islamtimes.org/id/news/1047144/kerusuhan-meletus-setelah-macron-menaikkan-usia-pensiun -------------------------------------------------- Gejolak Prancis: Title : Kerusuhan Meletus setelah Macron Menaikkan Usia Pensiun -------------------------------------------------- IslamTimes - Presiden Prancis Emmanuel Macron melewati parlemen dan memberlakukan paket reformasi pensiun yang kontroversial pada hari Kamis (16/3), memicu kerusuhan dan pembakaran di jalan-jalan Paris. Langkah tersebut, yang menaikkan usia pensiun Prancis menjadi 64 tahun, telah menyebabkan pemogokan dan protes selama berbulan-bulan. Text : Presiden Prancis memaksakan RUU reformasi pensiunnya yang kontroversial tanpa pemungutan suara penuh di parlemen Macron menggunakan kekuatan konstitusional khusus untuk mengesahkan RUU itu, segera sebelum pemungutan suara dilakukan. Perdana Menteri Elisabeth Borne mengumumkan keputusan tersebut di Majelis Nasional, saat anggota parlemen oposisi mencemooh, mengejek, dan bernyanyi. Di bawah kekuasaan yang diminta oleh Macron dan Borne, RUU tersebut dianggap disahkan kecuali mayoritas anggota parlemen mengajukan mosi tidak percaya terhadap pemerintah dalam 24 jam ke depan. Pemimpin sayap kanan Marine Le Pen mengatakan bahwa partai Reli Nasionalnya akan mendukung mosi seperti itu, seperti halnya sejumlah pemimpin sayap kiri. Macron telah berargumen selama berbulan-bulan bahwa sistem pensiun Prancis akan bangkrut kecuali warga memompa lebih banyak uang ke dalam sistem. Menaikkan usia pensiun dari 62 menjadi 64 – yang masih akan membuat pekerja Prancis pensiun lebih awal dari sebagian besar rekan mereka di Eropa – akan menjadi cara yang “adil dan bertanggung jawab” untuk mencapai hal ini, katanya pada bulan Januari. Serikat pekerja Prancis – yang telah memprotes reformasi sejak tahun lalu – berpendapat bahwa sistem tersebut seharusnya didukung dengan menaikkan pajak atas orang kaya. Ribuan pengunjuk rasa berkumpul di Paris saat RUU Macron disahkan. Di dekat gedung parlemen, polisi menembakkan gas air mata ke arah para pengunjuk rasa dan berhadapan dengan massa yang mengantre. Para perusuh membakar dan memblokir jalan-jalan di seluruh ibu kota Prancis, ketika kelompok pengunjuk rasa bertopeng bentrok dengan polisi anti huru hara. Sebelum pengesahan RUU tersebut, hampir setengah juta orang melakukan protes di kota-kota di seluruh Prancis pada hari Rabu, menurut angka dari Kementerian Dalam Negeri. Polisi telah melakukan 73 penangkapan di ibu kota, lapor Le Figaro, mengutip sumber polisi.[IT/r]