Islam Times 19 Mar 2023 032023000000Sun, 19 Mar 2023 03:34:44 +0330 3:34 https://www.islamtimes.org/id/news/1047443/pemakaman-massal-para-martir-palestina-di-jenin-setelah-serangan-brutal-israel -------------------------------------------------- Palestina - Zionis Israel: Title : Pemakaman Massal Para Martir Palestina di Jenin setelah Serangan Brutal Israel -------------------------------------------------- IslamTimes - Warga Palestina mengucapkan selamat tinggal kepada empat martir yang gugur setelah pasukan pendudukan Zionis Israel menyerbu Jenin pada hari Kamis (16/3). Text : Pemakaman massal diadakan di Jenin, beberapa jam setelah serangan yang merenggut nyawa empat warga Palestina, termasuk seorang bocah laki-laki berusia 16 tahun. Di antara para martir adalah Nidal Hazem, anggota Brigade Al-Quds gerakan Jihad Islam Palestina dan dan Youssef Shreim, anggota Brigade Al-Qassam Hamas. 20 orang Palestina lainnya terluka oleh tembakan, empat di antaranya serius. Penggerebekan hari Kamis (16/3) melihat pasukan khusus dari militer pendudukan Zionis Israel bersama dengan dinas keamanan Shin Bet dan Polisi Perbatasan memasuki pusat kota di tengah hari. Seorang saksi mengatakan serangan dimulai setelah pasukan pendudukan tiba dengan dua mobil dan berhenti di tengah jalan. Liputan media: “Momen ketika pasukan khusus Zionis Israel melarikan diri dari Jenin setelah melakukan serangan pembunuhan hari ini yang merenggut nyawa empat orang Palestina, termasuk seorang anak laki-laki berusia 16 tahun.” pic.twitter.com/57k9UacVHm – Quds News Network (@QudsNen) 16 Maret 2023 Setelah serangan itu, gerakan perlawanan Palestina memperingatkan Zionis Israel bahwa darah para syuhada tidak akan sia-sia, bersumpah bahwa rakyat Palestina akan melanjutkan segala bentuk perlawanan terhadap pendudukan. Serangan Zionis Israel di Tepi Barat telah menjadi semakin mematikan sejak awal tahun, dengan pasukan pendudukan secara brutal menyerang kota-kota Palestina, menyebabkan banyak korban. Jumlah orang Palestina yang menjadi martir sejak awal tahun 2023 telah melampaui 80 orang, lapor media Palestina.[IT/r]