Islam Times 9 Aug 2021 112021000000Mon, 09 Aug 2021 11:30:15 +0430 11:30 https://www.islamtimes.org/id/news/947489/hizbullah-kami-tidak-akan-melupakan-martir-di-penyergapan-khalde-penjahat-dihukum -------------------------------------------------- Gejolak Lebanon: Title : Hizbullah: Kami Tidak Akan Melupakan Martir Kami di Penyergapan Khalde, Penjahat Akan Dihukum -------------------------------------------------- IslamTimes - Kepala Dewan Eksekutif Hizbullah Sayyed Hashem Safieddine menekankan pada hari Minggu (8/8) bahwa Partai Perlawanan tidak akan melupakan para martir tertindas yang disergap oleh penjahat minggu lalu di Khalde. Text : Dalam upacara duka para martir Ali Shebli dan Mohammad Ayyoub di kota selatan Kawnin, Sayyid Safieddine mengatakan para penjahat yang membunuh Shebli, Ayyoub dan dua martir lainnya akan dihukum.   "Masalah martir di Khalde tidak akan ditinggalkan dan kami akan menindaklanjutinya sampai akhir ketika para penjahat ini akan dihukum," kata Sayyid Safieddine seperti dikutip pada hari Minggu.   “Kami tahu bagaimana memulihkan hak kami. Karena Perlawanan kami bijaksana dan berani, kami berhasil menghadapi musuh seperti itu.”   Pekan lalu, tiga orang tewas, termasuk Ayyoub, di Khalde, ketika prosesi pemakaman Ali Shebli disergap oleh penjahat keluarga Ghosn.   Shebli ditembak mati pada malam sebelumnya oleh Ahmad Zaher Ghosn yang diduga mengklaim bahwa Shebli membunuh saudaranya (Hasan) setahun sebelumnya pada Agustus 2020.   Ahmad dan Hasan Ghosn terkenal karena mengambil bagian dalam upaya berulang kali untuk memblokir jalan raya internasional antara Beirut dan Lebanon selatan, di bawah perintah ulama ekstremis Sheikh Omar Ghosn.   Tahun lalu Omar Ghosn memerintahkan serangan terhadap toko Ali Shebli dalam upaya untuk menghapus spanduk Ashura di dekat rumah dan tokonya di Khalde.   Sementara itu, Sayyid Safieddine mengatakan tujuan di balik segala bentuk tekanan terhadap rakyat Lebanon adalah untuk memaksa mereka menyuarakan kebencian atas segala bentuk Perlawanan.   Namun, Sayyid Safieddine menekankan bahwa skenario seperti itu tidak akan terjadi, dengan mengatakan: “Kami mempercayai orang-orang kami yang menawarkan segala bentuk pengorbanan. Orang-orang itu tidak akan tunduk pada tekanan dan blokade musuh.”[IT/r]