Islam Times 12 Aug 2021 072021000000Thu, 12 Aug 2021 07:20:32 +0430 7:20 https://www.islamtimes.org/id/news/948092/erdogan-mungkin-bertemu-dengan-pemimpin-taliban -------------------------------------------------- Title : Erdogan Mungkin Bertemu dengan Pemimpin Taliban -------------------------------------------------- Islam Ties - Menilai bahwa perkembangan di Afghanistan telah membuat penduduk negara itu kesulitan, Presiden Turki dalam wawancara langsung yang disiarkan televisi hari Rabu mengatakan pihaknya mungkin akan mengadakan pertemuan dengan pemimpin Taliban. Text : “Kami sedang mengerjakan masalah ini, termasuk beberapa pertemuan dengan Taliban,” kata Erdogan seperti dilansir Ahval. Ia melanjutkan bahwa pertemuan di tingkat atas dengan pemimpin Taliban akan memungkinkan pembangunan perdamaian di Afghanistan. “Bukankah kita memiliki saudara sedarah di Afghanistan? Kita punya. Dengan semua ini, kita akan mengambil langkah-langkah pasti dan bekerja untuk melihat siapa yang dapat kami gandeng di pihak kami,” tambah Erdogan. Erdogan juga mengatakan bahwa Turki tengah meninggikan tembok pembatas di sepanjang perbatasan timur dan selatan dengan Iran dan Irak untuk mengekang penyeberangan ilegal. “Semua orang harus tahu bahwa Turki bukanlah penginapan untuk pelancong,” kata Erdogan. “Pihak tertentu di media sosial membesr-besarkan bahwa tidak ada gelombang migrasi ilegal melalui perbatasan kita. Apakah kita membangun tembok ini dengan sia-sia?” Agen perbatasan telah menangkap 505.375 orang yang mencoba melintasi perbatasan Turki secara ilegal pada tahun 2020, tambah Erdogan, dan mendeportasi “mayoritas migran gelap Afghanistan.” Erdogan melanjutkan bahwa dirinya "sama sekali tidak melihat media sosial secara positif” sambil menyerukan pembatasan lebih lanjut pada periode mendatang. Turki mengesahkan undang-undang media sosial tahun lalu, memperkenalkan denda ketat pada platform karena menolak bekerja sama dengan otoritas Turki. Pada bulan Juli tahun ini, presiden mengumumkan niat membentuk pengawas media sosial untuk memerangi apa yang disebutnya disinformasi.[IT/AR]