Islam Times 28 Sep 2022 032022000000Wed, 28 Sep 2022 03:49:40 +0330 3:49 https://www.islamtimes.org/id/news/1016493/menlu-iran-tidak-akan-menjauh-dari-meja-perundingan -------------------------------------------------- Kesepakatan N Iran - P5+1: Title : Menlu: Iran Tidak Akan Menjauh dari Meja Perundingan -------------------------------------------------- IslamTimes - Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir Abdollahian mengatakan Republik Islam tidak akan meninggalkan pembicaraan tentang kebangkitan kembali kesepakatan nuklir 2015 dan pencabutan sanksi anti-Iran. Text : “Kami tidak akan meninggalkan meja perundingan karena diplomasi berjalan dengan baik,” kata Amir Abdollahian dalam pertemuan dengan timpalannya dari Kuba Bruno Rodríguez di sela-sela pertemuan Majelis Umum PBB di New York. Menunjuk pada perkembangan terbaru yang berkaitan dengan perjanjian nuklir, diplomat top Iran mengatakan jika pemerintah AS memiliki keinginan yang diperlukan untuk membuat keputusan, kesepakatan akan dapat dicapai. Diplomat top Iran, bagaimanapun, mencatat bahwa AS sejauh ini gagal membuat keputusan yang realistis untuk tujuan ini, kantor berita Tasnim melaporkan pada hari Selasa. Kedua diplomat top itu juga bertukar pandangan tentang isu-isu yang menjadi kepentingan bersama. Amir Abdollahian berbicara tentang perkembangan terbaru dalam hubungan bilateral antara Iran dan negara sahabat Kuba, khususnya kerja sama mereka dalam produksi vaksin, dan menggarisbawahi perlunya mengejar dan mengimplementasikan semua perjanjian. Dia mengutuk negara-negara Barat karena menggunakan metode yang berbeda untuk ikut campur dalam urusan internal negara lain, termasuk Iran dan Kuba, dengan berbagai dalih dan untuk menghasut perasaan orang. Amir Abdollahian mengatakan Republik Islam Iran memiliki kemampuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menahan dan melawan campur tangan asing dan penyalahgunaan perasaan orang semacam ini, situs web Kementerian Luar Negeri Iran melaporkan. Sementara itu, menteri luar negeri Kuba menggarisbawahi bahwa kepemimpinan negaranya bertekad untuk memperluas hubungan dengan Iran. Bruno Rodríguez juga mendukung gagasan peningkatan kontak dan perjalanan antara pejabat Iran dan Kuba dan mengundang Amir Abdollahian untuk mengunjungi Havana. Dia juga membahas cara-cara untuk memperluas hubungan bilateral dan perkembangan regional, menekankan bahwa Kuba mendukung Iran dalam meningkatkan kerja sama di berbagai bidang serta berkaitan dengan isu-isu regional dan internasional.[IT/r]