Islam Times 20 Nov 2022 042022000000Sun, 20 Nov 2022 04:24:43 +0330 4:24 https://www.islamtimes.org/id/news/1025665/konvoi-militer-as-terpaksa-mundur-setelah-pasukan-suriah-memblokir-jalan-di-hasakah -------------------------------------------------- AS dan Gejolak Suriah: Title : Konvoi Militer AS Terpaksa Mundur setelah Pasukan Suriah Memblokir Jalan di Hasakah -------------------------------------------------- IslamTimes - Pasukan pemerintah Suriah telah memblokir konvoi militer AS saat berusaha melewati sebuah komunitas di provinsi Hasakah yang kaya minyak di utara di tengah kemarahan publik atas kehadiran pasukan pendudukan Amerika. Text : Kantor berita resmi Suriah SANA melaporkan bahwa konvoi lima kendaraan lapis baja AS harus berbalik dan kembali ke arah asalnya setelah pasukan tentara Suriah, yang ditempatkan di sebuah pos pemeriksaan di pintu masuk ke desa al-Damkhiyah, dicegat dan diusir dari daerah pada hari Jumat (18/11). Berita itu datang hanya dua hari setelah penduduk lokal desa al-Buladiyah di provinsi Suriah yang sama mencegah konvoi militer AS untuk maju melalui daerah mereka. SANA melaporkan pada saat itu bahwa penduduk desa melemparkan batu ke konvoi enam kendaraan lapis baja Amerika dan meneriakkan slogan-slogan keras untuk mengutuk pasukan pendudukan AS. Secara terpisah, tetua suku dan tokoh berpengaruh di kota Qamishli yang berpenduduk mayoritas Kurdi mengadakan pertemuan pada hari Jumat untuk mengecam kehadiran pasukan pendudukan AS dan Turki di wilayah tersebut, dan menyuarakan penolakan atas tindakan sewenang-wenang mereka. “Kehadiran pasukan Amerika di daerah itu bertujuan untuk menjarah sumber daya alam Suriah, dan merampas hasil negara mereka. Penyebaran seperti itu dimaksudkan untuk melayani kepentingan musuh Israel, merusak perdamaian publik, dan menabur benih perpecahan dan perselisihan orang-orang dari berbagai sekte masyarakat,” kata mereka dalam sebuah pernyataan. “Kami mengulangi pemecatan kami terhadap semua pertemuan anti-pemerintah, dan majelis apa pun yang tidak menempatkan konfrontasi dengan penjajah Amerika dan Turki dalam agendanya,” tambah pernyataan itu. Para tetua suku dan pejabat setempat juga menuntut persatuan di antara semua warga Suriah dan mendesak orang-orang untuk mendukung pasukan pemerintah Suriah saat mereka melawan rencana penghasutan pasukan AS dan Turki melawan negara Arab itu. Militer AS telah lama menempatkan pasukan dan peralatannya di Suriah timur laut, dengan Pentagon mengklaim bahwa pengerahan itu bertujuan untuk mencegah ladang minyak di daerah itu jatuh ke tangan teroris Daesh. Damaskus, bagaimanapun, mempertahankan pengerahan itu dimaksudkan untuk menjarah sumber daya alam negara itu. Mantan presiden AS Donald Trump mengakui dalam beberapa kesempatan bahwa pasukan Amerika berada di negara Arab untuk kekayaan minyaknya.[IT/r]