Islam Times 18 May 2022 032022000000Wed, 18 May 2022 03:30:54 +0430 3:30 https://www.islamtimes.org/id/news/994759/nujaba-irak-ancam-hancurkan-fasilitas-israel-dan-as-di-kurdistan -------------------------------------------------- AS dan Gejolak Irak: Title : Nujaba Irak Ancam Hancurkan Fasilitas 'Israel' dan AS di Kurdistan -------------------------------------------------- IslamTimes - Dalam sebuah langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya, kelompok perlawanan Irak Gerakan Hizbullah Nujaba mengancam akan menargetkan posisi Zionis 'Israel' dan pangkalan militer AS di wilayah Kurdistan utara negara itu. Text : Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin (16/5), Sekretaris Jenderal Nujaba Akram al-Kaabi memperingatkan tentang meluncurkan serangan terhadap instalasi Zionis Israel dan Amerika di daerah yang dikendalikan oleh Partai Demokrat Kurdistan (KDP) pimpinan Masoud Barzani. “Dengan menjadi tuan rumah pangkalan militer AS dan posisi agen mata-mata [Zionis Israel ] Mossad, para pemimpin wilayah Kurdistan Irak tidak hanya membahayakan keamanan rakyat Irak utara tetapi juga telah mengubah daerah itu, penuh dengan mata-mata dan pasukan pendudukan, menjadi target yang sah bagi kelompok perlawanan Irak,” bunyi pernyataan itu. Saberin News, konglomerat media yang berafiliasi dengan faksi-faksi perlawanan di Irak, menerbitkan pernyataan itu, melaporkan bahwa unit hubungan luar negeri Nujaba telah mengancam Barzani, politisi veteran Kurdi yang telah memimpin KDP sejak 1979. PPK belum bereaksi terhadap pernyataan yang dikeluarkan Nujaba. Desember lalu, anggota parlemen Irak Ali al-Fatlawi mengatakan akan sah bagi kelompok perlawanan anti-teror negara itu, yang merupakan bagian dari Unit Mobilisasi Populer [PMU] atau Hashd al-Sha abi, untuk memaksa pasukan militer pimpinan AS untuk mundur dari negara Arab. Dia mengatakan penarikan pasukan Amerika dari Irak tidak dapat dinegosiasikan, terutama karena mantan perdana menteri Irak Adel Abdul-Mahdi telah memintanya dan parlemen juga mengeluarkan resolusi yang menyerukan penarikan penuh pasukan pendudukan. Setelah Garda Revolusi Islam Iran [IRG] pada pertengahan Maret melancarkan serangan terhadap fasilitas rahasia Mossad di Erbil, ibu kota wilayah Kurdistan Irak, al-Kaabi mengatakan fakta bahwa wilayah tersebut “memberikan perlindungan kepada agen Mossad” menjadikannya sah untuk setiap partai untuk menargetkan "mata-mata Zionis." Operasi Erbil menargetkan "sarang Zionis" yang telah "berlindung dengan keluarga terkenal untuk melakukan operasi tentara bayaran mereka," katanya, merujuk pada keluarga Barzani, yang telah mendominasi politik Kurdistan Irak selama beberapa dekade. Dalam audio yang bocor pada akhir Maret, Barzani telah memperingatkan potensi serangan terhadap kelompok perlawanan Irak oleh angkatan bersenjata yang berafiliasi dengan wilayah Kurdistan Irak, melalui panggilan telepon dengan Mohammed al-Halbousi, Ketua Parlemen Irak.[IT/r]