Islam Times 16 Apr 2021 012021000000Fri, 16 Apr 2021 01:32:31 -0400 1:32 https://www.islamtimes.org/id/news/927438/kita-bisa-melakukan-pengayaan-90-tapi-tidak-menginginkan-bom-nuklir -------------------------------------------------- Title : Kita Bisa Melakukan Pengayaan 90% Tapi Kita Tidak Menginginkan Bom Nuklir -------------------------------------------------- IslamTimes- Berbicara dalam upacara untuk meresmikan empat proyek petrokimia besar pada hari Kamis melalui konferensi video, Presiden Iran Hassan Rouhani menolak AS dan tiga negara utama Eropa karena menyatakan keprihatinan setelah pengumuman Iran untuk memulai pengayaan uranium ke tingkat 60% sebagai langkah yang "salah." Text : Rouhani menolak AS, kekhawatiran E3 atas pengayaan 60% uranium Iran, mengatakan bahwa hari ini kita dapat melakukan pengayaan 90% jika kita mau, tetapi kita tidak mencari atau menginginkan bom nuklir. Berbicara dalam upacara untuk meresmikan empat proyek petrokimia besar pada hari Kamis melalui konferensi video, Presiden Iran Hassan Rouhani menolak AS dan tiga negara utama Eropa karena menyatakan keprihatinan setelah pengumuman Iran untuk memulai pengayaan uranium ke tingkat 60% sebagai langkah yang "salah." Dia menyalahkan pihak lain dalam kesepakatan nuklir untuk langkah terbaru Iran dan menekankan bahwa segera setelah pihak lain mematuhi komitmen mereka di bawah kesepakatan itu, Iran akan berbalik arah dan akan menghentikan pengayaan 20% dan 60%. Rouhani juga menggarisbawahi bahwa Eropa dan Amerika Serikat tidak dalam posisi untuk menuduh Iran mencari senjata nuklir. Dia lebih lanjut berkata, "Kita bisa melakukan 60% [pengayaan] sebelumnya. Hari ini kita bisa melakukan pengayaan 90% jika kita mau, tapi kita tidak membuat bom nuklir." Menekankan bahwa Iran hanya mengejar aktivitas nuklir damai, Rouhani menggarisbawahi, "Andalah yang membuat bom nuklir selama bertahun-tahun, menimbunnya, dan membangun bom baru setiap tahun." "Setiap kali Anda kembali ke komitmen JCPOA, kami akan segera kembali ke kewajiban kami dan pengayaan kami tidak akan di atas 3,67% seperti yang diizinkan oleh JCPOA," kata Presiden Iran. Sebelumnya, Presiden Hassan Rouhani mengatakan bahwa keputusan Iran untuk mulai memperkaya uranium hingga 60% merupakan tanggapan atas "tindakan jahat" yang dilakukan oleh musuh-musuh Iran.(IT/TGM)