Islam Times 16 Mar 2023 092023000000Thu, 16 Mar 2023 09:47:43 +0330 9:47 https://www.islamtimes.org/id/news/1046978/moskow-mengharapkan-as-menghentikan-penerbangan-dekat-perbatasan-rusia-setelah-insiden-drone -------------------------------------------------- Rusia - AS: Title : Moskow Mengharapkan AS Menghentikan Penerbangan Dekat Perbatasan Rusia Setelah Insiden Drone -------------------------------------------------- IslamTimes - Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat Anatoly Antonov, setelah insiden kecelakaan pesawat nirawak AS di Laut Hitam, mengatakan Moskow mengharapkan Washington menghentikan penerbangan di dekat perbatasan Rusia. Text : “Kami sangat menyadari misi pengintaian dan serangan yang menggunakan drone. Menurut Koordinator Dewan Keamanan Nasional untuk Komunikasi Strategis John Kirby, UAV AS melakukan penerbangan lintas jenis ini setiap hari. Apa yang mereka lakukan ribuan mil jauhnya dari Amerika Serikat? Jawabannya jelas,” kata Antonov kepada wartawan. "Drone AS mengumpulkan intelijen yang kemudian digunakan oleh rezim Kiev untuk menyerang Angkatan Bersenjata dan wilayah kami… Kami melanjutkan dari fakta bahwa Amerika Serikat akan menahan diri dari spekulasi lebih lanjut dalam lanskap media dan berhenti melakukan serangan mendadak di dekat perbatasan Rusia,” dia mengatakan. Sebelumnya pada hari Selasa (14/3), Antonov dipanggil ke Departemen Luar Negeri AS atas insiden kecelakaan pesawat nirawak AS. Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan drone MQ-9 AS jatuh di Laut Hitam akibat melakukan manuver tajam dan jet tempur Rusia yang dikirim untuk mencegatnya tidak melakukan kontak dengannya atau menggunakan senjata untuk melawannya. Kementerian itu mengatakan kontrol udara Pasukan Dirgantara Rusia merekam penerbangan drone di wilayah semenanjung Krimea ke arah perbatasan Rusia. Penerbangan dilakukan dengan transponder pesawat dimatikan, melanggar batas wilayah rezim sementara untuk penggunaan wilayah udara, yang didirikan untuk tujuan melakukan operasi militer khusus Rusia dan dikomunikasikan kepada semua pengguna serta dipublikasikan sesuai dengan standar internasional, kata Kementerian Pertahanan, menambahkan bahwa jet tempur Rusia diacak untuk mengidentifikasi penyusup. Komando Eropa AS (EUCOM) mengeluarkan rilis yang mengatakan insiden itu melibatkan pesawat Su-27 Rusia, yang diduga menabrak baling-baling drone selama "pencegatan tidak aman dan tidak profesional" di atas Laut Hitam. EUCOM menambahkan bahwa insiden tersebut mengakibatkan "kehilangan total" drone.[IT/r]