Islam Times 18 Nov 2020 022020000000Wed, 18 Nov 2020 02:24:03 -0500 2:24 https://www.islamtimes.org/id/news/898423/iran-akan-menanggapi-petualangan-musuh-dengan-kekuatan-militernya -------------------------------------------------- Title : Iran Akan Menanggapi Petualangan Musuh Dengan Kekuatan Militernya  -------------------------------------------------- IslamTimes- "Sejumlah penasihat senior menghalangi presiden untuk melanjutkan serangan militer," lapor Times. Text : Iran akan menanggapi setiap tindakan petualangan dari agresornya dengan menggunakan kecakapan militernya, kata seorang diplomat Iran, mengecilkan laporan tentang niat Presiden AS Donald Trump untuk menyerang situs nuklir Iran. The New York Times pada hari Senin mengutip empat pejabat saat ini dan mantan pejabat AS yang mengatakan bahwa Trump, dengan dua bulan tersisa di kantor, telah meminta penasihat senior dalam pertemuan Kantor Oval pada hari Kamis apakah ia memiliki opsi untuk mengambil tindakan terhadap situs nuklir utama Iran di Iran. minggu-minggu mendatang. "Sejumlah penasihat senior menghalangi presiden untuk melanjutkan serangan militer," lapor Times. Trump menolak untuk menyerah dan menantang hasil Pemilihan Presiden 3 November. Alireza Miryousefi, juru bicara misi permanen Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, mengatakan program nuklir Republik Islam itu murni dirancang untuk tujuan damai dan penggunaan sipil. Langkah Trump pada 2018 untuk menarik Amerika Serikat dari perjanjian nuklir multilateral tahun 2015, yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), telah gagal mengubah program nuklir Iran. Miryousefi menegaskan, Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) telah memverifikasi masalah ini dalam beberapa laporan. Iran telah terbukti mampu menggunakan kekuatan militernya yang sah, tambahnya, untuk mencegah atau menanggapi segala jenis petualangan dari penyerang. Trump juga menerapkan kembali sanksi anti-Iran yang telah dicabut di bawah JCPOA. Dia menjatuhkan sanksi sekunder pada pihak ketiga yang berusaha melakukan bisnis dengan Iran, yang secara efektif menargetkan pihak-pihak Eropa untuk perjanjian tersebut.(IT/TGM)